beritane.com
beritane.com

Ito Sumardi Dituduh Sebarkan Hoaks tentang Iptu Rudiana dalam Kasus Vina Cirebon

Avatar photo
Ito Sumardi

Beritane.com Ito Sumardi belakangan ini menjadi sorotan publik setelah tudingan mengenai penyebaran informasi palsu terkait kasus pembunuhan Vina Cirebon.

Berikut adalah penjelasan tentang isu ini dan profil lengkap Ito Sumardi.

Ito Sumardi mencuat ke permukaan setelah mengklaim bahwa Iptu Rudiana telah diperiksa oleh Kapolri terkait kasus Vina Cirebon.

Ia juga menyebutkan bahwa Iptu Rudiana, yang merupakan ayah dari salah satu korban, Eky, diduga terlibat masalah hukum dan telah dilaporkan oleh terpidana dalam kasus yang sama.

“Dalam Peraturan Kepolisian Nomor 7 Tahun 2022, disebutkan bahwa setiap anggota yang diduga terlibat masalah hukum akan dinonaktifkan dari jabatannya, meskipun status kepolisian mereka tidak berubah,” jelas Ito Sumardi.

“Jadi, saat ini Rudiana sudah tidak menjabat sebagai kapolsek, yang memudahkan pemanggilan,” tambahnya dalam wawancara di acara Apa Kabar Indonesia Pagi, tvOne, pada 14 Agustus 2024.

Namun, klarifikasi dari Polda Jawa Barat (Jabar) menyatakan bahwa informasi yang disebarkan Ito Sumardi adalah tidak benar atau hoaks.

Melalui akun Instagram Humas Polda Jabar, pihak kepolisian menegaskan bahwa tidak ada bukti yang mendukung klaim bahwa Iptu Rudiana sudah diperiksa oleh Kapolri dan dicopot dari jabatan kapolsek.

“Polda Jabar tidak menemukan informasi yang valid mengenai klaim bahwa Iptu Rudiana sudah diperiksa Kapolri dan langsung dicopot dari jabatannya sebagai kapolsek. Berita tersebut adalah hoaks,” demikian keterangan dari Humas Polda Jabar pada 15 Agustus 2024.

Profil Ito Sumardi

Ito Sumardi adalah mantan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Mabes Polri. Lahir di Bogor pada 17 Juni 1953, ia kini berusia 71 tahun.

Karir kepolisiannya dimulai di Kota Serang, di mana ia menjabat sebagai Dansat Sabhara, Dansat Binmas, dan Dansat Reserse.

Pada tahun 1979-1980, Ito ditugaskan ke Timor Timur dan kemudian menjadi Ajudan Deputi Kapolri/Wakapolri.

Ia juga pernah mengemban jabatan di Polres Metro Jakarta Pusat, termasuk sebagai Kasat Lantas dan Wakasat Patwal Ditlantas Polda Metro Jaya.

Karir Ito Sumardi meluas ke berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Polda Jabar, Jatim, Jateng, dan Aceh. Ia pernah menjabat sebagai Kapolwiltabes Surabaya dan Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) Polda Bali.

Sebagai Direktur Samapta dan Direktur Pam Obsu Babinkam Polri, Ito akhirnya diangkat sebagai Kapolda Riau (2005-2006) dan Kapolda Sumatera Selatan (2006-2008).

Karirnya mencapai puncak saat diangkat menjadi Koordinator Staf Ahli Kapolri (2008-2009) dan Kabareskrim (2009-2011), menggantikan Susno Duadji.

Ito, yang merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1978, Pendidikan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) 1986, dan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas), menyelesaikan S2 dalam Administrasi Bisnis dan S3 dalam bidang hukum.

Setelah pensiun, ia menjabat sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Myanmar (2014-2019) dan saat ini sebagai Komisaris Independen JAPFA.

Demikianlah penjelasan mengenai tuduhan terhadap Ito Sumardi dan profil lengkapnya.