beritane.com
beritane.com

Polresta Barelang Selidiki Kasus Pengeroyokan Anggota Polsek oleh Babinsa

Avatar photo
Polresta Barelang Selidiki Kasus Pengeroyokan Anggota Polsek oleh Babinsa

Beritane.comPolresta Barelang, Polda Kepulauan Riau, tengah menyelidiki kasus pengeroyokan yang melibatkan beberapa oknum anggota Babinsa terhadap dua polisi dari Polsek Sei Beduk.

Kasat Reskrim Polresta Barelang AKP Giadi Nugraha mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan dari masyarakat terkait insiden tersebut.

“Laporan dari warga terkait dugaan penganiayaan atau pengeroyokan sudah kami terima,” kata Giadi saat ditemui di Mapolresta Barelang, Senin malam (19/8).

Menurut Giadi, proses penyelidikan telah dimulai dengan memeriksa dua saksi yang menyaksikan kejadian serta mengamankan barang bukti berupa rekaman CCTV dari lokasi kejadian.

“Dua saksi telah diperiksa, dan kami juga telah mengamankan DVR CCTV yang merekam kejadian tersebut,” ujarnya dikutip pada, Selasa (20/8/2024).

Kasus pengeroyokan ini masih dalam proses penyelidikan. Pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan Denpom TNI di Batam untuk mendalami dugaan keterlibatan anggota Babinsa.

Satu anggota Babinsa Lubukbaja telah diamankan oleh Denpom Batam, sedangkan tiga orang lainnya yang terlibat dan mengenakan pakaian sipil masih dalam pencarian untuk menentukan apakah mereka merupakan warga sipil atau anggota TNI.

Giadi menekankan bahwa penanganan kasus ini akan mengedepankan kerjasama antara TNI dan Polri, sesuai arahan dari pimpinan kedua institusi.

Sementara itu, Komandan Distrik Militer (Dandim) 0316/Batam Letkol Inf Rooy Chandra Sihombing belum memberikan tanggapan terbaru mengenai perkembangan kasus ini.

Sebelumnya, Rooy mengungkapkan bahwa anggota Babinsa yang terlibat, berinisial HP, telah ditahan di sel khusus Denpom dan akan diproses sesuai hukum militer.

“Kami terbuka terhadap proses hukum. Jika yang bersangkutan terbukti bersalah, kami akan menindak sesuai dengan aturan hukum yang berlaku,” kata Rooy.

Insiden pengeroyokan ini terjadi pada Kamis (15/8) sekitar pukul 20.00 WIB. Video yang beredar menunjukkan seorang anggota TNI berpakaian dinas mengunjungi Pos Terpadu Simpang Dam, Polsek Sei Beduk, dan melakukan pemukulan terhadap anggota Polsek yang sedang berpakaian sipil.