Beritane.com – Nama WSJ Clinic menjadi topik perbincangan hangat di kalangan pengguna media sosial. Ini merupakan tempat selebgram Medan sedot lemak.
WSJ Clinic merupakan salah satu perusahaan klinik kecantikan yang berada di Jalan Ridwan Rais, Beji Tim, Kecamatan Beji, Kota Depok, Jawa Barat.
Namanya kini sering disebut-sebut warganet karena diduga menjadi tempat seorang selebgram Medan sedot lemak berujung meninggal dunia.
Selebgram Medan yang melakukan prosedur sedot lemak di WSJ Depok bernama Ella Nanda Sari Hasibuan. Ia merenggang nyawa usai mejalani operasi sedot lemak.
Polisi Sita Alat Bukti Sedot Lemak di WSJ Clinic
Atas kejadian ini, pihak Polres Metro Depok secara resmi menyita sejumlah alat sedot lemak yang berada di WSJ Clinic, Beji, Kota Depok, Jawa Barat.
Penyitaan itu dilakukan terkait penyelidikan kasus selebgram Medan bernama ENS (30) yang tewas usai operasi sedot lemak di klinik tersebut.
“Salah satunya (yang disita) adalah alat yang dipakai untuk sedot lemak, namanya saya enggak tahu persis. Yang jelas alat yang dipakai sedot lemak itu,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Depok Kompol Suardi Jumaing.
Penyitaan barang bukti itu dilakukan setelah polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi.
“Berdasarkan hasil olah TKP, kami lanjut melakukan penggeledahan dan penyitaan barang bukti yang ada kaitannya dengan yang diduga peristiwa pidana malpraktik,” kata Suardi.
Tak hanya perlengkapan sedot lemak, polisi juga menyita plang milik WSJ Clinic yang bertuliskan “Klinik Pratama”.
Sebelumnya diberitakan, ENS tewas saat menjalani operasi penyedotan lemak bagian lengan di WSJ Clinic, Beji, Kota Depok, Senin (22/7/2024).
Polres Metro Depok telah memeriksa dokter berinisial A yang menangani ENS dan suami pemilik klinik kecantikan tempat kejadian.
“(Dua saksi yang diperiksa) dari dokter yang menangani dan suami dari pemilik klinik,” ujar Arya kepada wartawan.
Pada 2023, WSJ Clinic juga pernah dilaporkan ke polisi. Saat itu, pelapor mengeluhkan efek samping usai menjalani prosedur kecantikan di klinik tersebut. Namun, kasus ini tak dilanjutkan karena korban mencabut laporan.
Sumber: Kompas
