beritane.com
beritane.com

Wisma Hartono Jogja Tutup Setelah Tiga Dekade Beroperasi

Avatar photo
Wisma Hartono Jogja Tutup

Beritane.com – Wisma Hartono Jogja tutup operasional setelah tiga dekade beroperasi. Kini, salah satu bangunan ikonik yang berada di jantung Kota Yogyakarta, jadi kenangan masyarakat.

Wisma Hartono Jogja tutup operasional pada tanggal 30 April 2025. Keputusan ini menandai berakhirnya perjalanan selama 30 tahun sejak pertama kali dibuka pada 1995.

Kini, hanya gerai makanan cepat saji KFC yang masih terlihat aktif di lantai dasar. Namun demikian, restoran tersebut juga dijadwalkan akan berhenti beroperasi pada Minggu, 4 Mei mendatang.

Pantauan di lokasi pada Jumat (2/5), suasana gedung tampak lengang. Beberapa spanduk pemberitahuan mengenai penutupan terpampang jelas di sejumlah titik strategis seperti pintu masuk belakang, area parkir, dan bagian depan gedung. Aktivitas hanya terlihat dari para pekerja pembongkaran serta beberapa staf internal yang tengah menyelesaikan administrasi akhir.

Seorang karyawan yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa pemberitahuan resmi mengenai Wisma Hartono Jogja tutup sudah diumumkan secara terbuka sejak akhir April.

Menurutnya, banyak warga yang datang sekadar berfoto atau mengabadikan momen di depan bangunan tersebut sebagai bentuk nostalgia.

“Spanduk pemberitahuan dipasang sejak 30 April. Banyak orang yang lari pagi atau melintas, berhenti sejenak untuk foto-foto. Mungkin karena mereka punya kenangan di sini,” ungkapnya.

Gedung yang berdiri megah di Jalan Jenderal Soedirman ini memang menyimpan banyak kenangan, khususnya bagi masyarakat Yogyakarta.

Sejak diresmikan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X, Wisma Hartono Jogja menjadi pusat kegiatan bisnis dan kuliner yang ramai dikunjungi.

Mengenai penutupan ini, sang karyawan menyatakan bahwa seluruh proses telah dikomunikasikan dengan baik kepada semua pekerja. Tidak ada konflik yang terjadi selama masa transisi.

Ia juga menambahkan bahwa para karyawan berharap masih bisa kembali bekerja di lokasi tersebut apabila ada rencana usaha baru di masa depan.

“Semua karyawan sudah sepakat. Tidak ada permasalahan. Kami masuk baik-baik, keluar juga dengan cara yang baik,” ucapnya dengan nada optimis.

Meski belum ada informasi resmi mengenai rencana penggunaan bangunan setelah Wisma Hartono Jogja tutup, banyak pihak berspekulasi bahwa lokasi strategis ini akan segera menarik investor atau pengelola baru. Namun hingga saat ini, belum ada pengumuman resmi dari pihak pemilik gedung.

Bagi sebagian warga, berita Wisma Hartono Jogja tutup menjadi semacam penanda perubahan zaman. Sebuah era berakhir, menyisakan bangunan yang pernah menjadi saksi tumbuhnya berbagai usaha lokal dan modern di pusat kota.

Dengan ditutupnya Wisma Hartono, Kota Yogyakarta kehilangan salah satu bangunan bersejarah yang selama ini telah menjadi bagian dari denyut nadi kehidupan urban di kawasan tersebut.

Kini publik hanya bisa menunggu, transformasi apa yang akan terjadi selanjutnya di bekas lokasi yang penuh kenangan ini.