beritane.com
beritane.com

Siapa Duta Sopan Indonesia? Ini Sosok Oknum Polwan Dihujat Netizen

Avatar photo
Duta Sopan Indonesia

Beritane.com – Belakangan ini, Duta Sopan Indonesia sedang menggema di langit media sosial karena bermula dari oknum Polwan tegur orang makan.

Lantas, siapa Duta Sopan Indonesia? Ini sosok oknum Polwan yang dihujat netizen karena berani menegur orang makan yang videonya viral di media sosial.

Tagar #Polwan dan Duta Sopan Indonesia sedang menjadi trending di media sosial X setelah viralnya sebuah video yang menunjukkan seorang polisi wanita menegur seorang pria yang sedang makan.

Video tersebut merupakan cuplikan dari tayangan “The Police” yang dirilis pada 22 Agustus 2024.

Dalam video itu, terlihat sekelompok polisi yang sedang melakukan patroli malam hari dan menemukan beberapa warga yang diduga sedang mabuk di sebuah warung.

Di tengah situasi tersebut, seorang pria yang mengenakan kemeja biru terlihat duduk sambil makan. Ketika ditanya oleh polisi, pria tersebut tetap melanjutkan makannya.

Polisi wanita yang tampil dalam video tersebut kemudian menegur pria tersebut dengan nada kritis, menanyakan apakah sopan berbicara sambil makan.

“Eh mas, kalau diajak ngobrol tuh emang sopan ya sambil makan? Hah? Sopan gak kayak gitu saya tanya,” ujar polwan tersebut dalam video.

Tayangan TV tersebut juga menambahkan komentar yang mempertegas isu kesopanan dalam berbicara saat makan, yang membuat reaksi netizen semakin memuncak.

“Diajak bicara malah makan, sopan gak wir?” tulis tayangan itu. Reaksi netizen pun beragam. Banyak yang mengecam tindakan polwan tersebut dan memberi julukan “duta sopan santun” untuk Polwan Putri Sirty Cikita Sabunge, karena dinilai tidak sopan menegur seseorang yang sedang makan. Beberapa komentar di media sosial menyebutkan:

“Pemenang award duta sopan santun” (@setengahgel**)

“Gue jadi ngeri kalo makan di pinggir jalan” (@blac**)

“Yang gak sopan yang tanya, heh mbak sopan ya ada orang makan kamu tanya” timpal netizen lain.

Menanggapi kontroversi ini, Polri melalui akun media sosialnya memberikan klarifikasi. Polri menjelaskan bahwa pria dalam video tersebut awalnya tidak mengindahkan teguran dari polisi yang mencoba menegur lima orang yang sedang mengonsumsi minuman keras di lokasi tersebut.

Akun X @NTMCLantasPolri menjelaskan, “Kejadian sebelumnya menunjukkan bahwa anggota Polri memberikan teguran kepada lima orang yang sedang minum minuman keras di lokasi tersebut. Namun, satu orang tidak mengindahkan teguran.”

Pihak Polri juga menambahkan bahwa pria dalam video sempat menaikkan kaki ke kursi dan membuang puntung rokok ke arah petugas, yang membuat petugas merasa tidak dihargai.

“Karena merasa tidak dihargai, petugas akhirnya memberikan teguran lisan kepada orang tersebut. Terimakasih atas saran dan masukannya,” jelas Polri dalam pernyataannya.

Dengan klarifikasi ini, Polri berharap agar masyarakat tidak lagi memperdebatkan video tersebut, karena situasi yang dihadapi petugas saat itu telah disampaikan dengan jelas.

Baru-baru ini, Putri Sirty Cikita Sabunge, seorang anggota polisi wanita, telah mengeluarkan permohonan maaf melalui akun TikTok-nya, @putrisirtycikita_sabunge, setelah video dirinya yang menegur seorang pria viral dan menimbulkan kontroversi.

Dalam video tersebut, Putri Cikita menyampaikan permohonan maaf dengan latar belakang klip dari lokasi kejadian yang memicu kecaman.

“Tidak ada manusia yang sempurna, dan tentunya setiap orang bisa melakukan kesalahan. Mohon hentikan hujatan terhadap kami. Kami juga manusia biasa yang tidak lepas dari kekhilafan, baik yang disengaja maupun tidak,” tulis Putri Cikita dalam video tersebut.

Dia menjelaskan bahwa tindakan yang diambilnya adalah bagian dari upaya edukasi untuk mengajarkan saling menghargai dalam komunikasi.

“Kami melakukan patroli malam untuk menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, bukan untuk mengganggu masyarakat,” tambahnya.

Selain video permohonan maaf tersebut, Putri Cikita juga mengunggah video lain yang menegaskan bahwa kasus tersebut telah diselesaikan.

“Semua sudah jelas dan selesai. Kami mohon agar isu ini tidak berlarut-larut. Setiap orang bisa saja melakukan kesalahan atau mengalami kesalahpahaman. Terima kasih,” ujar Putri Cikita dalam video kedua.

Permohonan maaf ini bertujuan untuk meredakan ketegangan dan mengklarifikasi niat baik dari tindakan yang dilakukan oleh Putri Cikita dan tim patroli.