Beritane.com – Sebagai bagian dari komitmen terhadap penanggulangan keadaan darurat, PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) Kilang Dumai baru-baru ini menambah kontribusinya dalam penanganan kebakaran serta kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kota Dumai.
Langkah ini diwujudkan melalui berbagai program kerjasama dan bantuan yang terintegrasi dengan upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Dumai.
Area Manager Communication, Relations, & CSR PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Kilang Dumai, Agustiawan, mengungkapkan bahwa perusahaan terus mempersiapkan diri untuk menghadapi keadaan darurat yang dapat terjadi kapan saja.
“Selain memastikan pasokan energi nasional, PT KPI Kilang Dumai juga berkontribusi dalam menjaga lingkungan dari kebakaran, baik pemukiman maupun karhutla yang sering terjadi,” jelas Agustiawan dalam siaran pers pada Rabu (14/8/2024).
Salah satu contohnya adalah ketika musibah kebakaran melanda satu unit rumah permanen dan dua unit rumah petak di Jalan Tanjung Jaya Gang Rahayu RT 11, Kelurahan Tanjung Palas, serta sejumlah rumah di Jalan Sei Rokan, Labour Housing, Buluh Kasap, Kecamatan Dumai pada Jumat (9/8).
PT KPI Kilang Dumai langsung merespons dengan mengerahkan mobil pemadam dan personel untuk membantu pemadaman.
“Kami mengerahkan mobil pemadam AFT 11 dari Kilang dan AFT 16 yang berada di Komplek Perumahan Pertamina Bukit Datuk serta 10 personil untuk bekerja sama dengan Damkar Kota Dumai dalam memadamkan api dan mencegah kerusakan lebih lanjut,” tambah Agustiawan.
Selain itu, PT KPI Kilang Dumai juga berperan dalam menangani Karhutla dengan menghibahkan peralatan pemadam kebakaran.
Bantuan ini termasuk tiga unit mini portable pump, sepuluh unit nozzle gambut (nozgam), dan lima roll fire hose berukuran 1,5 inci. Nozzle gambut adalah alat inovatif yang mempermudah pemadaman karhutla pada lahan gambut.
“Penyerahan bantuan ini merupakan bagian dari kerjasama yang telah dituangkan dalam Nota Kesepahaman (MoU) dengan Pemkot Dumai. MoU ini ditandatangani pada 31 Agustus 2024 oleh Wali Kota Dumai H Paisal dan General Manager PT KPI Kilang Dumai Didik Subagyo,” ujar Agustiawan.
Penyerahan hibah Nozgam dilakukan pada Kamis (8/8/2024) di Hotel Patra Dumai dan diterima oleh Ketua Pelaksana BPBD Kota Dumai, Irawan Sukma AP, MSi, serta Manager HSSE PT KPI Kilang Dumai, Syarial Okzani.
Nozzle gambut, hasil inovasi dari pekerja PT KPI Kilang Sungai Pakning, dapat memotong waktu pemadaman api hingga tiga kali lebih cepat dibandingkan nozzle biasa dan telah mendapatkan pengakuan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Selain respons terhadap kebakaran, PT KPI Kilang Dumai juga melaksanakan langkah-langkah preventif melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TSJL).
Salah satunya adalah pembentukan kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) di Kelurahan Tanjung Palas pada tahun 2017, yang bertujuan untuk mendidik masyarakat tentang risiko karhutla dan cara penanganannya.
Program ini mencakup pelatihan penanganan karhutla, pemberian alat pemadam kebakaran, pembuatan embung untuk penyimpanan air, serta pengadaan alat patroli karhutla.
Selain itu, PT KPI Kilang Dumai juga mendukung pembentukan Kelompok Masyarakat Alam Tani untuk mengelola lahan gambut menjadi pertanian hortikultura dan budidaya sorgum, guna mengurangi risiko karhutla akibat lahan tidur.













