Jakarta, 13 November 2024 – Pemuda Muhammadiyah memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam memberantas praktik judi online di Indonesia.
Organisasi pemuda ini menilai bahwa sikap tegas dan keberanian Kapolri untuk mundur jika terbukti terlibat dalam perjudian online menunjukkan integritas dan komitmen yang luar biasa dalam menegakkan hukum.
Sekretaris Jenderal Pemuda Muhammadiyah, Najih Prastiyo, menyatakan bahwa pernyataan Kapolri yang siap mundur jika terbukti menerima uang dari praktik judi online adalah contoh sikap kesatria.
“Ini adalah contoh sikap kesatria dari Kapolri. Beliau menunjukkan komitmennya terhadap penegakan hukum tanpa pandang bulu. Keberanian untuk melepaskan jabatan jika terbukti terlibat dalam kasus ini menunjukkan integritas yang kuat. Sikap seperti ini penting untuk memastikan bahwa penegakan hukum dalam masalah judi online tidak hanya fokus pada satu pihak saja,” ujar Najih dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Rabu (13/11/2024).
Teladan Bagi Pejabat Publik dan Penegak Hukum
Najih menilai bahwa sikap tegas yang ditunjukkan oleh Kapolri seharusnya menjadi teladan bagi pejabat publik lainnya, terutama bagi mereka yang bekerja dalam penegakan hukum. Menurutnya, ketauladanan dari aparat dan pejabat publik sangat penting untuk membangun kepercayaan masyarakat.
“Sikap tegas seperti yang ditunjukkan Pak Listyo harus menjadi contoh bagi semua pejabat publik, khususnya penegak hukum. Ketauladanan mereka adalah fondasi utama untuk membangun kepercayaan publik. Jika ketauladanan hilang, maka kepercayaan masyarakat juga akan rapuh,” tambah Najih.
Dukungan Penuh terhadap Polri dalam Perang Melawan Judi Online
Terkait masalah judi online yang semakin meresahkan masyarakat, Najih menyatakan dukungan penuh dari Pemuda Muhammadiyah kepada Polri dalam menangani persoalan ini. Ia meyakini bahwa Kapolri akan bertindak tegas dan menyelesaikan masalah ini secara menyeluruh.
“Kami mendukung penuh langkah-langkah Polri dalam memberantas judi online. Banyak korban yang sudah dirugikan, baik secara materiil maupun imateriil. Saya yakin Kapolri akan bertindak tegas dan tuntas,” katanya.
Komitmen Kapolri untuk Berantas Judi Online
Sebelumnya, dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR yang digelar di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Senin (11/11/2024), Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa ia tidak akan ragu untuk memberantas judi online hingga akar-akarnya. Bahkan, ia berjanji akan mundur dari jabatannya jika terbukti menerima uang dari praktik judi online.
“Saya sudah sampaikan bahwa kami tidak akan ragu untuk memberantas judi online, dari akar hingga ke paling atas. Bahkan jika saya terbukti menerima uang dari judi online, saya siap mundur besok pagi,” kata Jenderal Sigit disambut tepuk tangan dari anggota DPR yang hadir.
Selain itu, Jenderal Sigit juga mengingatkan seluruh anggota Polri untuk turut serta dalam pemberantasan judi online.
Ia menekankan bahwa jika ada anggota Polri yang terbukti terlibat atau membiarkan praktik judi online, mereka harus siap menerima konsekuensi.
“Jika ada yang tidak melaksanakan tugas ini, hanya ada dua kemungkinan, yaitu mereka terlibat atau membiarkan praktik ini terjadi. Jika tidak sanggup, silakan mundur,” tambahnya.
Dengan komitmen yang kuat dari Kapolri dan dukungan dari masyarakat, Pemuda Muhammadiyah berharap upaya pemberantasan judi online dapat berjalan dengan efektif dan memberi dampak positif bagi masyarakat.













