Beritane.com – Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, memberikan respons terkait temuan ratusan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang diduga terlibat dalam judi online.
Heru memastikan bahwa isu ini sudah ditangani oleh pihaknya.
Dalam pernyataannya, Heru mengonfirmasi bahwa Inspektorat telah memanggil Kepala Satpol PP DKI, Arifin, untuk membahas temuan tersebut.
“Ini semua dalam rangka pembinaan. Inspektorat telah bersurat kepada Kasatpol PP untuk melakukan klarifikasi,” jelas Heru di Jakarta Barat, pada Jumat (20/9/2024).
Setelah pemeriksaan, Heru menyatakan bahwa tidak semua data yang beredar benar. Beberapa petugas, menurutnya, tidak terlibat dalam judi online.
“Ada surat dari inspektorat yang mengonfirmasi hasil klarifikasi. Beberapa informasi ternyata tidak akurat,” tuturnya.
Sebanyak 165 petugas Satpol PP DKI Jakarta dikabarkan terlibat dalam judi online, informasi ini diperoleh dari surat resmi yang diterbitkan oleh Inspektorat DKI Jakarta kepada Kepala Satpol PP, Arifin.
Surat bernomor e.0519/P4.01.00 tersebut meminta Arifin untuk memberikan klarifikasi mengenai perilaku bawahannya.
Sekretaris Inspektorat DKI Jakarta, Dina Himawati, dalam surat tersebut menjelaskan bahwa laporan berasal dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), yang mencatat adanya 165 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Satpol PP yang terindikasi bermain judi online.
“Dari data PPATK, ada 165 orang PNS yang terlibat dalam aktivitas judi online, nama-nama tersebut terlampir,” jelas Dina dalam surat yang disampaikan pada 10 September lalu, namun baru viral di kalangan wartawan baru-baru ini.
Dina menambahkan bahwa Inspektorat sedang meningkatkan pengawasan dan pencegahan terhadap integritas pegawai, khususnya terkait aktivitas judi online. Ia meminta Arifin untuk memberikan pembinaan kepada PNS yang terlibat dalam aktivitas tersebut.
“Segera lakukan klarifikasi dan pembinaan kepegawaian berdasarkan ketentuan disiplin dan kode etik Pegawai Negeri Sipil,” pungkasnya.













