Beritane.com – Kabar bahagia datang dari seorang gamer terkenal Listy Chan menjadi mualaf dengan mengucapkan syahadat saat maulid Nabi.
Berita Listy Chan mualaf dan mengumumkan keputusannya untuk memeluk agama Islam disambut baik oleh kalangan muslim di Indonesia.
Dalam sebuah unggahan di Instagram pada perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW, yang jatuh pada Senin (16/9/2024), Listy terlihat mengucapkan dua kalimat syahadat.
Dalam video tersebut, Listy mengenakan kemeja putih, rok merah, dan kerudung putih, memberikan nuansa yang berbeda pada penampilannya. Ia juga menulis “Bismillah login” sebagai keterangan unggahannya.
Reaksi dari netizen pun beragam, banyak yang memberikan doa dan ucapan selamat. Salah satu komentar dari akun @anit*** berbunyi, “Masya Allah, beneran ini? Merinding aku ciiiii,” sementara akun @hah*** menambahkan, “Semoga istiqomah ci, pas bgt hari kelahiran Nabi Muhammad.”
Sebelumnya, Listy Chan sempat menjadi sorotan publik pada tahun 2020 karena terlibat dalam skandal perselingkuhan dengan Ericko Lim, yang saat itu menjalin hubungan dengan Jessica Jane.
Setelah skandal itu terkuak, Listy menerima banyak hujatan dan akhirnya dikeluarkan dari tim e-sports yang ia bela. Ia kemudian mengonfirmasi perpisahan dengan Ericko Lim.
Hukum dan Etika Publikasi Proses Listy Chan Mualaf
Keputusan Listy Chan untuk mempublikasikan proses mualafnya menimbulkan pertanyaan mengenai etika dan hukum dalam Islam terkait hal ini.
Dalam ajaran Islam, menjadi mualaf merupakan langkah yang mulia dan penuh berkah. Ayat Al-Qur’an mengajak semua orang untuk menerima kebenaran Islam dengan sepenuh hati:
“Wahai orang-orang yang beriman, masuklah kalian ke dalam Islam secara keseluruhan.” (QS. Al-Baqarah: 208)
Berbicara tentang publikasi mualaf di media sosial, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Menurut ajaran Islam, amal kebaikan yang dilakukan dengan niat yang tulus tanpa riya’ (pamer) adalah yang paling dihargai. Hadits Nabi Muhammad SAW menjelaskan bahwa setiap amal bergantung pada niatnya:
“Sesungguhnya amal itu tergantung niatnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Jika niat publikasi adalah untuk menyebarkan kabar baik dan menginspirasi orang lain, maka hal itu bisa dianggap positif. Namun, jika tujuannya hanya untuk mendapatkan perhatian, hal ini bisa masuk dalam kategori riya’, yang dilarang dalam Islam.
Manfaat dan Risiko Publikasi
Manfaat:
- Menyebarkan Kabar Baik: Publikasi mualaf bisa menjadi inspirasi bagi orang lain untuk mengenal Islam lebih dalam.
- Penguatan Komunitas: Proses ini bisa mendukung solidaritas dalam komunitas Muslim.
Risiko:
- Riya’ dan Popularitas: Niat yang tidak tulus dapat mengakibatkan amal menjadi tidak diterima.
- Kritik dan Fitnah: Publikasi di media sosial seringkali mengundang komentar negatif yang bisa merugikan.
Secara umum, tidak ada larangan dalam Islam untuk membagikan pengalaman menjadi mualaf, selama niatnya baik. Tujuan utama haruslah menyebarkan kebaikan dan mendekatkan diri kepada Allah, dengan kesadaran akan potensi reaksi negatif dari masyarakat.
Dalam menjalani kehidupan baru sebagai mualaf, fokus utama seharusnya adalah ibadah yang tulus dan peningkatan keimanan, bukan bagaimana orang lain menilai proses tersebut. Seperti yang dijelaskan dalam Al-Qur’an:
“Dan mereka tidak diperintah kecuali untuk menyembah Allah dengan ikhlas dalam menjalankan agama yang lurus.” (QS. Al-Bayyinah: 5)
Dengan demikian, setiap amal, termasuk publikasi di media sosial, harus dilandasi niat yang tulus hanya karena Allah SWT.
Profil Listy Chan: Dari Gamer hingga Mualaf
Listy Chan, nama panggung dari Listyani, adalah seorang gamer berbakat yang berasal dari Singkawang, Kalimantan Barat.
Lahir pada 29 April 1997, Listy awalnya menempuh pendidikan di Universitas Tarumanegara, namun memilih untuk meninggalkan studi demi fokus pada karier di dunia eSport.
Karier Listy Chan dimulai setelah bertemu dengan Gustian, yang dikenal sebagai Reckt, teman kuliahnya di Universitas Tarumanegara.
Hubungan keduanya yang sempat romantis membuka jalan bagi Listy untuk bergabung dengan tim eSport profesional EVOS.
Selain sebagai pemain, Listy juga pernah menjabat sebagai manajer untuk Tim Bigetron di MPL Season 1. Dia juga sempat menjadi brand ambassador untuk COC Komputer dan Thanos Auction.
Namun, pada tahun 2020, Listy Chan terlibat dalam skandal perselingkuhan dengan Ericko Lim, yang disebut-sebut sebagai orang ketiga dalam hubungan Ericko dengan Jessica Jane.
Akibat skandal tersebut, kontrak Listy dengan COC Komputer dan Thanos Auction diputus, dan ia juga dikeluarkan dari tim EVOS.
Meskipun menghadapi cobaan besar, Listy Chan tidak menyerah. Saat ini, ia menjabat sebagai brand ambassador untuk HELL2WORLD.ID dan BAGUSCOINS, serta menjadi official streamer untuk RO AgeOF.
Listy juga sering muncul sebagai bintang tamu di berbagai podcast di YouTube, di mana ia mengungkapkan cerita mengenai hubungan dan dampak skandal yang mengubah hidupnya.
Dalam salah satu kesempatan, ia berbagi dengan emosional tentang pengkhianatan Ericko Lim, yang ternyata sering terlibat perselingkuhan selama hubungan mereka.
Baru-baru ini, Listy mengejutkan publik dengan pengumuman bahwa ia hamil, tanpa menyebutkan siapa ayah dari calon bayinya.
Kini, ia kembali menarik perhatian dengan keputusan untuk memeluk agama Islam, menandai babak baru dalam hidupnya.













