Beritane.com – Wakil Presiden Amerika Serikat, Kamala Harris, menyampaikan pernyataan tegas mengenai konflik Gaza.
Kamala Harris mendesak Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, untuk segera mencapai kesepakatan gencatan senjata dengan Hamas agar puluhan sandera yang ditahan oleh militan di Gaza sejak 7 Oktober dapat kembali ke rumah.
Dalam pertemuannya dengan Netanyahu, Harris menegaskan hak Israel untuk mempertahankan diri namun juga menyampaikan kekhawatirannya yang mendalam mengenai jumlah korban jiwa yang tinggi di Gaza selama sembilan bulan terakhir serta kondisi kemanusiaan yang sangat buruk.
Kamala Harris Tekankan Pentingnya Gencatan Senjata di Gaza
Sebagai calon presiden dari Partai Demokrat, Harris menyuarakan kembali pesan Presiden Joe Biden tentang perlunya mengakhiri konflik brutal di Gaza, di mana lebih dari 39.000 warga Palestina telah kehilangan nyawa.
Meski begitu, Harris mengungkapkan urgensi yang lebih mendesak setelah Netanyahu memberikan pidato di Kongres yang membela perangnya melawan Hamas tanpa banyak membahas negosiasi gencatan senjata.
Harris menyebutkan bahwa ada kemajuan dalam pembicaraan untuk mencapai kesepakatan dan menegaskan pentingnya menyelesaikan kesepakatan tersebut. Ia juga menyatakan bahwa konflik di Gaza terlalu rumit untuk dibagi secara sederhana antara dua pihak.
Sementara itu, juru bicara keamanan nasional Gedung Putih, John Kirby, menegaskan posisi pemerintah AS bahwa kelompok militan Hamas yang bertanggung jawab atas kematian sekitar 1.200 orang pada 7 Oktober dan penculikan 250 orang dari Israel harus berkompromi dengan Israel.
Kirby menambahkan bahwa meskipun terdapat kesenjangan antara kedua belah pihak, penyelesaian memerlukan kepemimpinan dan kompromi.
Harris menggarisbawahi betapa menghancurkannya situasi di Gaza, dengan gambar anak-anak yang tewas dan orang-orang yang putus asa serta kelaparan.
“Kita tidak bisa berpaling dari tragedi ini. Kita tidak bisa membiarkan diri kita mati rasa terhadap penderitaan. Dan saya tidak akan tinggal diam,” tegasnya dikutip dari Okezone.













