Beritane.com – Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menjelaskan alasan di balik pemilihan Jeje Wiradinata dan Ronal Sunandar Supradja sebagai calon gubernur dan wakil gubernur dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2024.
Pasangan Jeje-Ronal muncul sebagai kandidat pada menit-menit terakhir sebelum batas akhir pendaftaran yang berakhir pada Kamis malam (29/8). Keduanya hadir secara virtual melalui sambungan video di Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jawa Barat.
Hasto menyatakan, “Dengan mempertimbangkan luasnya wilayah Jawa Barat, kami mencari sosok yang berpengalaman. Ibu Megawati Soekarnoputri akhirnya memutuskan bahwa calon gubernur dari PDIP adalah Jeje Wiradinata, sementara wakil gubernur adalah Ronal Sunandar.”
Hasto mengungkapkan bahwa Jeje-Ronal adalah pilihan kedua. Awalnya, PDIP mempertimbangkan untuk memasangkan Jeje dengan Ono Surono, Ketua DPD PDIP Jawa Barat sekaligus anggota DPR dari fraksi PDIP.
Namun, Ono diusulkan untuk menjadi pimpinan DPRD Jawa Barat dan tim pemenangan Jeje-Ronal.
Pemilihan Jeje-Ronal juga didorong oleh pertimbangan terhadap pasangan calon dari dua poros lain, yakni Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan dari KIM Plus, serta Ahmad Syaikhu-Ilham Habibie dari PKS dan Partai NasDem.
“Pada akhirnya, setelah mempertimbangkan komposisi kandidat lain, kami memutuskan untuk memilih sosok muda yang memiliki kemampuan komunikasi baik dan dapat menyampaikan isu-isu rakyat dengan cara yang sederhana. Maka, Ronal dipilih untuk mendampingi Jeje,” jelas Hasto.
Jeje Wiradinata, yang merupakan Bupati Pangandaran selama dua periode (2016 dan 2020), dipilih karena keberhasilannya dalam memimpin daerah tersebut.
Sementara Ronal, yang dikenal sebagai selebritas dan calon legislatif yang tidak terpilih pada Pemilu 2024, dianggap memiliki kemampuan komunikasi yang efektif dan daya tarik bagi pemilih muda.
Hasto menambahkan bahwa Ronal dianggap cocok dengan kultur Jawa Barat dan diharapkan dapat menarik dukungan dari kelompok muda. “Ronal memiliki keahlian dalam berkomunikasi dan cocok untuk menarik pemilih muda,” ujarnya.
Saat pendaftaran di KPUD Jawa Barat, Jeje-Ronal diwakili oleh Ketua DPD PDIP Jawa Barat, Ono Surono, dan Abdy Yuhana, anggota DPRD Jawa Barat dari fraksi PDIP.
Dalam panggilan video, Jeje menyatakan komitmennya untuk menjalankan tugas yang diberikan partai, dan mengungkapkan niatnya untuk meningkatkan kualitas Jawa Barat.
Jeje mengatakan, “Bagi saya, ini bukan soal menang atau kalah, tetapi tentang bagaimana menjadikan Jawa Barat lebih baik. Saya dan Kang Ronal akan merumuskan berbagai kebijakan untuk pemerataan di Jawa Barat.”
Sementara itu, Ronal Sunandar juga mengaku terkejut dengan penunjukannya, namun menyatakan kesiapan untuk menjalankan tugas yang diberikan.
“Saya kaget saat mendengar kabar ini, tapi saya siap untuk mendampingi Pak Jeje dalam membangun Jawa Barat,” ujar Ronal.
