Beritane.com – Kota Dumai ditunjuk menjadi tuan rumah rapat koordinasi pelaksanaan pembangunan Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau 2024.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Dumai, Indra Gunawan, secara resmi membuka Rakor Pelaksanaan Pembangunan Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau 2024.
Acara rakor pelaksanaan pembangunan berlangsung di Ballroom Max One Hotel Dumai dihadiri perwakilan dari masing-masing kabupaten dan kota yang ada di Provinsi Riau.
Rakor yang diorganisir oleh Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Riau ini dihadiri oleh kuasa pengguna anggaran serta pejabat teknis dan keuangan dari pemerintahan Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau.
Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setdaprov Riau, Muhammad Firdaus, juga hadir sebagai perwakilan Pj. Gubernur Riau.
Acara ini menampilkan pemaparan materi mengenai implementasi dan evaluasi bantuan keuangan khusus serta kebijakan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk tahun 2024, disampaikan oleh perwakilan dari Bappedalitbang dan BPKAD Provinsi Riau, dengan moderasi oleh Ardis Handayani MZ.
Dalam sambutannya, Sekda Dumai, H. Indra Gunawan, mengucapkan selamat datang kepada semua peserta dari berbagai daerah di Provinsi Riau dan mengapresiasi Biro Administrasi Pembangunan Setdaprov Riau atas kepercayaan memilih Dumai sebagai lokasi rakor.
“Perlunya Rakor ini di Kota Dumai menunjukkan kepercayaan dan dukungan terhadap kota kami. Kami merasa lebih yakin bahwa Dumai dapat menjadi tuan rumah yang layak untuk acara berskala provinsi,” ujarnya.
Sekda Gunawan menyatakan bahwa rakor ini adalah kesempatan berharga untuk meningkatkan efektivitas serapan anggaran, baik dalam hal fisik maupun keuangan. Ia menekankan pentingnya program bantuan keuangan provinsi serta Dana Alokasi Khusus untuk memacu pembangunan daerah.
“Marilah kita memanfaatkan sisa waktu beberapa bulan ke depan untuk mengejar target pembangunan yang telah ditetapkan, terutama yang mendukung pencapaian tahunan dan kinerja Pemerintah Daerah,” tegasnya.
Sementara itu, Muhammad Firdaus, Kepala Biro Administrasi Pembangunan, menjelaskan bahwa rakor ini bertujuan untuk memperkuat perencanaan pembangunan daerah, memastikan pencapaian target sesuai indikator kinerja, dan mencegah penyalahgunaan APBD.
Firdaus menambahkan, proses pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah penting untuk memantau dan mengawasi pelaksanaan kebijakan pembangunan agar target tercapai secara ekonomis, efisien, dan efektif.
“Rakor ini diadakan untuk mengevaluasi pelaksanaan kegiatan yang telah dilakukan dan hasil evaluasi ini akan menjadi dasar perbaikan kinerja untuk tahun berjalan dan mendatang,” ungkapnya.
Dia berharap rakor ini dapat meningkatkan koordinasi dan sinergi antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau, serta menyamakan persepsi mengenai pentingnya pengendalian administrasi pembangunan.
“Saya berharap pelaksanaan rakor ini dapat memperkuat koordinasi dan sinergi antara semua pihak terkait,” tutup Muhammad Firdaus.













