beritane.com
beritane.com

Donald Trump Klaim Kamala Harris Lebih Mudah Dikalahkan daripada Biden

Avatar photo
Donald Trump Klaim Kamala Harris Lebih Mudah Dikalahkan
Donald Trump Klaim Kamala Harris Lebih Mudah Dikalahkan

Beritane.com – Calon presiden dari Partai Republik, Donald Trump, menyatakan bahwa Wakil Presiden Kamala Harris akan lebih mudah dikalahkan dibandingkan Presiden Joe Biden dalam pemilu AS yang akan datang.

Sebelumnya, Biden mengumumkan dukungannya untuk Harris sebagai calon presiden dari Partai Demokrat setelah memutuskan mundur dari pencalonan.

“Harris lebih mudah dikalahkan dibandingkan Joe Biden,” ujar Trump kepada CNN, menurut laporan Reuters pada Senin (22/7/2024).

Tim kampanye Trump juga menyerang Biden dan Harris melalui media sosial, menyatakan bahwa Biden tidak lagi layak menjabat sebagai Presiden.

Biden mengumumkan pengunduran dirinya sebagai calon presiden pada Minggu (21/7), setelah kehilangan kepercayaan dari Partai Demokrat terkait ketajaman mental dan kemampuannya melawan Trump. Dia mendukung Harris untuk menggantikannya.

Donald Trump Klaim Kamala Harris Lebih Mudah Dikalahkan

Presiden berusia 81 tahun ini menghadapi keraguan mengenai kemampuannya terpilih kembali setelah debat yang dianggap lemah melawan Trump bulan lalu.

Trump menyatakan melalui Truth Social bahwa Biden “tidak layak menjadi calon presiden, apalagi menjabat”.

“Kita akan menderita akibat kepemimpinannya, namun kita akan segera memperbaikinya,” katanya.

Tokoh Partai Republik lain, termasuk Ketua DPR Mike Johnson, juga menyebut Biden tidak layak menjabat dan menyarankan agar dia mundur.

Dalam jajak pendapat terbaru, Donald Trump dan Biden bersaing ketat. Namun, setelah debat, Trump sedikit unggul.

Meski didukung Biden, Harris belum tentu menjadi calon dari Partai Demokrat, karena keputusan ada pada para delegate.

Tim Donald Trump telah mulai merencanakan strategi menghadapi kemungkinan mundurnya Biden, dengan mempertimbangkan kekuatan dan kelemahan calon Demokrat alternatif.

Di hadapan publik, penasihat Trump menyatakan mereka siap menghadapi Harris dengan mengaitkannya pada kebijakan Biden, terutama soal imigrasi dan inflasi.

Partai Republik juga merilis video menyerang Harris atas kebijakan imigrasi, menuduhnya gagal menangani masalah tersebut sejak ditunjuk Biden pada 2021 untuk mengatasi imigrasi ilegal bersama Meksiko dan negara Amerika Tengah.