beritane.com
beritane.com

Video Viral Wanita Penjual Nasi Kuning di Lelilef Sawai Bikin Heboh Masyarakat

Avatar photo
Video Viral Wanita Penjual Nasi Kuning

Beritane – Belakangan ini beredar sebuah video viral merekam aksi wanita penjual nasi kuning di Lelilef Sawai bersama mantan kekasihnya berbuat tak senonoh.

Dari informasi yang berkembang, video viral wanita penjual nasi kuning di Lelilef Sawai disebar oleh mantan kekasihnya karena tidak terima diputuskan cintanya.

Penasaran seperti apa kejadian hingga membuat video viral wanita penjual nasi kuning di Lelilef Sawai bisa bikin heboh masyarakat? Simak ulasan di bawah ini.

Video seorang wanita berinisial NP (22) dari Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sulawesi Utara, tengah menjadi viral di media sosial setelah mantan pacarnya, RW, yang berasal dari Minahasa Selatan (Minsel), menyebarkannya.

Saat ini, NP tinggal di Desa Lelilef, Kecamatan Weda Tengah, Halmahera Tengah, Maluku Utara, setelah beberapa bulan menetap di sana untuk berjualan nasi kuning dan kue.

Pada Senin, 9 September 2024, NP mengungkapkan kepada wartawan mengenai kronologi tersebarnya video tersebut.

Menurut NP, peristiwa ini bermula pada pagi hari Rabu, 5 September 2024, ketika dia memutuskan untuk mengakhiri hubungan dengan RW. Namun, RW tidak menerima keputusan tersebut dengan baik.

NP menjelaskan, “Kami putus karena dia hanya memberikan janji-janji, padahal awalnya dia berjanji akan menikahi saya. Kemudian, ada pria lain yang siap menikahi saya, dan saya menerima tawaran itu. Karena mantan saya tidak terima, dia menyebarkan video tersebut. Video itu sempat viral di Manado pada Mei 2024.”

Sebagai akibat dari peristiwa tersebut, NP melaporkan kasus ini ke Polres Bolmut. Sambil menunggu hasil penyelidikan polisi, NP pindah ke Weda, Halmahera Tengah, untuk bekerja di sebuah perusahaan tambang.

Sekitar sebulan kemudian, RW menghubungi teman NP yang kebetulan berada di Halmahera Tengah, mengungkapkan bahwa dia tidak bisa hidup tanpa NP.

RW mengirimkan pesan tersebut pada hari Selasa, dan keesokan harinya, video NP sudah tersebar luas. NP berencana untuk melaporkan kasus ini ke Polres Halmahera Tengah dan melibatkan pihak-pihak yang turut menyebarkan video tersebut.

Dikonfirmasi terpisah, penyidik Polres Bolmut Aiptu LB mengakui adanya laporan terkait penyebaran video pribadi ke media sosial yang korbannya adalah seorang wanita.

“Saat ini, kami masih mencari terduga pelaku. Kami telah beberapa kali mengunjungi alamatnya, namun berdasarkan informasi dari warga setempat, terduga pelaku sudah tidak tinggal di sana lagi. Proses penyelidikan masih berlangsung,” jelas Aiptu LB.