Beritane.com – Rekaman video seorang mayoret pakai jilbab viral di media sosial karena penampilannya cukup seksi sekali dengan jogetan pargoy.
Video yang direkam pada momen peringatan 17 Agustus 2024 itu sontak menuai ragam komentar dari warganet atas aksi mayoret jilbab tersebut.
Akirnya, video yang menampilkan seorang perempuan muda jilbab kuning berperan sebagai mayoret pargoy di atas panggung telah viral di media sosial.
Video ini viral karena menampilkan kombinasi busana yang memicu kontroversi di kalangan warganet.
Perempuan yang tidak diketahui identitasnya ini tampil mengenakan jilbab kuning yang dipadukan dengan rok mini pada sebuah acara yang dihadiri banyak orang.
Penampilannya langsung memicu reaksi beragam dari pengguna media sosial, terutama karena perbedaan yang mencolok antara jilbab dan pakaian yang dianggap tidak sesuai.
Meskipun ia mengenakan stoking untuk menutupi kakinya hingga ke paha atas, bentuk tubuhnya masih terlihat jelas, yang menjadi sorotan utama dari netizen.
Penampilan ini dinilai oleh sebagian orang tidak sesuai dengan citra jilbab yang biasanya identik dengan busana yang lebih tertutup.
Video ini pertama kali diunggah oleh akun Instagram @nenktainment dan dengan cepat menarik perhatian, mendapatkan ribuan likes dan komentar.
Penampilan perempuan berjilbab rok mini ini memicu perdebatan di berbagai platform sosial media, dengan banyak netizen mempertanyakan kesesuaian penampilannya dengan nilai-nilai yang diyakini sebagian masyarakat.
Ini vidionya ges pic.twitter.com/1sYYtDsjL3
— Kegoblogan.Unfaedah (@kegblgnunfaedh) August 26, 2024
Hingga kini, lokasi pasti dari acara tersebut belum diketahui. Dalam video, perempuan yang tampak mengenakan selempang dengan nama “Gitapati Nuraini” tersebut mengikuti irama musik dengan percaya diri dan melakukan gerakan pargoy yang semakin menarik perhatian penonton di sekitarnya.
Para penonton, baik pria maupun wanita, terlihat terkesima dengan penampilannya. Banyak di antara mereka yang tertawa dan memberikan komentar mengenai aksi tersebut.
Penampilan ini terus menjadi perdebatan di kalangan netizen, dengan banyak yang mengkritik cara penggunaan jilbab yang dianggap tidak sesuai dengan norma yang ada.










