beritane.com
beritane.com

Ukraina Luncurkan Serangan Udara Terbesar ke Pangkalan Rusia Sejak Awal Perang

Avatar photo
Ukraina Luncurkan Serangan Udara

Beritane.com – Ukraina luncurkan serangan udara besar-besaran ke beberapa lokasi penting di Rusia pada Selasa (14/8) dan Rabu (15/8) waktu setempat.

Luncurkan serangan udara ini melibatkan drone-drone Ukraina yang menargetkan empat pangkalan udara Rusia, menjadikannya sebagai salah satu serangan terbesar sejak konflik antara kedua negara dimulai pada Februari 2022.

Menurut laporan militer Ukraina, serangan ini telah mempermalukan Moskow dan bersamaan dengan invasi balik Ukraina ke wilayah Rusia.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyambut positif serangan besar ini, menyebut operasi drone tersebut sebagai “tepat sasaran, efektif, dan dilaksanakan pada waktu yang strategis,” seperti yang dikutip dari CNN.

“Drone-drone Ukraina kami berfungsi dengan baik, tetapi tentu ada hal-hal yang tidak bisa diselesaikan hanya dengan drone,” ujar Zelensky.

Sumber dari badan keamanan Ukraina mengungkapkan kepada CNN bahwa serangan ini merupakan yang terbesar yang pernah menghantam empat pangkalan udara Rusia, termasuk di wilayah Kursk, Voronezh, dan Nizhny Novgorod, yang terletak di timur Moskow.

Serangan ini juga bertepatan dengan serbuan besar-besaran oleh ribuan tentara Ukraina ke Kursk, memaksa ribuan penduduk setempat mengungsi.

Sementara itu, Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim telah menghancurkan 117 drone tempur dan menggagalkan empat rudal taktis yang menuju Kursk dan sekitarnya.

Gubernur Voronezh, Aleksandr Gusev, melaporkan melalui media sosial Telegram bahwa sebanyak 35 drone Ukraina berhasil dimusnahkan.

Gusev mengakui bahwa meskipun tidak ada korban jiwa, serangan tersebut menyebabkan kerusakan pada fasilitas umum, kendaraan, dan properti lainnya.

Ia juga memperingatkan potensi serangan drone yang lebih besar di masa mendatang.

Di sisi lain, Kepala Staf Umum Angkatan Darat Ukraina mengungkapkan bahwa mereka berhasil menghancurkan jet tempur Rusia jenis SU-34 di wilayah Kursk pada Selasa (14/8).

Gubernur Belgorod, Vyacheslav Gladkov, mengumumkan status darurat di wilayahnya melalui Telegram dan mengakui bahwa situasi di lapangan sangat sulit dan tegang.

Pemerintah daerah Belgorod telah menyerahkan keputusan mengenai status darurat kepada pemerintah federal.