beritane.com
beritane.com

Presiden Jokowi Pakai Baju Adat Betawi di Sidang Tahunan MPR

Avatar photo
Presiden Jokowi Pakai Baju Adat Betawi di Sidang Tahunan MPR

Beritane.com – Sidang tahunan MPR telah rampung dilaksanakan pada Jumat (16/8/2024) dan Presiden Jokowi hadir pakai baju Adat Betawi.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) hadiri sidang tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Kepala Negara tiba sekira pukul 08.56 WIB. Presiden Jokowi datang bersama istrinya, Iriana Joko Widodo. Yang menariknya, Presiden Jokowi tampil pakai baju adat Betawi.

Kedatangan Presiden turut disambut langsung oleh Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Ketua DPR RI Puan Maharani dan Ketua DPD RI, AA La Nyalla Mattaliti.

Kemudian, Presiden bersama para pimpinan lembaga tersebut langsung masuk ke dalam Gedung Nusantara, lokasi ruang sidang tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD digelar.

Tak hanya Presiden, sejumlah menteri di kabinetnya juga telah hadir terlebih dahulu sebagai tamu undangan sidang tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD.

Mereka diantaranya; Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, Menteri Keuangan Sri Mulyani hingga Mendikbudristek Nadiem Makariem.

Mengenal Baju Adat Betawi yang Dipakai Presiden Jokowi

Baju adat Betawi adalah pakaian tradisional yang berasal dari Jakarta dan sekitarnya. Pakaian ini terkenal dengan desainnya yang khas dan warna-warni yang mencolok, menggambarkan keragaman dan kekayaan budaya masyarakat Betawi.

Komponen Utama Baju Adat Betawi

Jakob: Jaket atau baju luar yang dikenakan oleh pria, biasanya terbuat dari kain yang berkualitas tinggi dan berwarna cerah. Jaket ini sering dihiasi dengan bordir yang rumit pada bagian kerah dan lengan, mencerminkan kehalusan seni Betawi.

Sarung: Untuk bagian bawah, pria Betawi biasanya mengenakan sarung, yaitu kain yang dililitkan di pinggang dan biasanya terbuat dari bahan yang nyaman serta berwarna-warni. Sarung ini melengkapi penampilan dengan sentuhan tradisional.

Kopiah: Penutup kepala yang dikenakan pria Betawi adalah kopiah, berwarna hitam dan terbuat dari bahan yang lembut. Kopiah ini seringkali dihiasi dengan bordir atau aksesori tradisional.

Kebaya: Untuk wanita, baju adat Betawi terdiri dari kebaya, sebuah baju yang dikenakan di atas kain panjang. Kebaya ini sering dihiasi dengan bordir yang halus dan ornamen yang indah, memberikan kesan elegan dan anggun.

Selendang: Wanita Betawi juga mengenakan selendang, sebuah kain panjang yang sering digunakan untuk menambah keindahan penampilan dan juga memberikan kesan anggun.

Makna dan Simbolisme

Pakaian adat Betawi tidak hanya berfungsi sebagai pakaian sehari-hari, tetapi juga memiliki makna simbolis yang mendalam.

Warna-warna cerah dan desain yang rumit pada baju adat Betawi mencerminkan keberagaman budaya dan keragaman sosial masyarakat Jakarta.

Pakaian ini juga sering dikenakan dalam acara-acara khusus dan perayaan tradisional, menunjukkan rasa hormat terhadap tradisi dan budaya lokal.

Baju adat Betawi yang dikenakan oleh Presiden Jokowi pada pidato tersebut bukan hanya menambah keindahan acara, tetapi juga mengingatkan kita akan pentingnya melestarikan dan merayakan kekayaan budaya Indonesia yang beragam.