Beritane, DUMAI – Calon Wakil Walikota Dumai, Sugiyarto, menggelar kampanye dialogis bersama asyarakat Mekar Sari, Bagan Besar, pada Kamis (3/10).
Acara berlangsung di kediaman Relawan Erna, dihadiri oleh Ketua Tim Koalisi Zainal Abidin dan Ketua Tim Pemenangan Relawan H. Paiman.
Dalam sambutannya, Paiman mengapresiasi antusiasme masyarakat dan menekankan pentingnya memilih pemimpin yang amanah dan agamis.
Ia juga menyampaikan keberhasilan pemerintahan Paisal yang telah meraih penghargaan Adipura dan Stunting, meski dalam masa sulit akibat COVID-19.
Pada kesempatan itu, Calon Wakil Wali Kota Dumai nomor urut 3, Sugiyarto mengekspresikan kekagumannya terhadap antusiasme warga dalam menentukan pemimpin Dumai.
Ia menyoroti sosok Paisal yang telah menjadi idola masyarakat melalui silaturahmi yang baik. Sugiyarto mengungkapkan kebanggaannya sebagai bagian dari Bukit Kapur dan bertekad untuk melanjutkan pembangunan kota.
Ia berjanji akan fokus pada peningkatan perekonomian dan pelayanan kesehatan, serta merencanakan pengembangan tempat wisata kuliner di Bukit Kapur.
“Kalau bapak dan ibu ridho dan kami menang, insya allah wisata kuliner akan kita bangun di Bukit Kapur. Tujuan kami adalah meningkatkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan kampanye tersebut berlangsung dengan semangat tinggi, mencerminkan harapan masyarakat untuk masa depan yang lebih baik bagi Kota Dumai.
Paisal Tawarkan Solusi Modal untuk UMKM Dumai
Calon Wali Kota Dumai, Paisal, bersama wakilnya Sugiyarto, menegaskan komitmennya untuk mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Dumai.
Tawaran ini muncul dalam kampanye yang berlangsung di Jalan Tunas Mulia, Kecamatan Dumai Selatan. Pasangan calon nomor urut 3 ini berjanji akan terus berupaya meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM dan menghindarkan mereka dari jeratan rentenir.
Paisal menyatakan bahwa salah satu tantangan utama yang dihadapi pelaku UMKM adalah kesulitan dalam mendapatkan modal tanpa harus bergantung pada pinjaman dari rentenir.
“Kami tidak ingin UMKM di Dumai terjebak dalam lingkaran utang yang merugikan. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk memberikan bantuan modal kepada usaha-usaha yang sudah ada dan memiliki potensi untuk berkembang,” tegasnya.
Selama masa kepemimpinannya sebelumnya, Paisal berhasil menyalurkan dana insentif fiskal sebesar Rp 8 miliar kepada 1.500 UMKM yang terdaftar di Kota Dumai. Dana tersebut dimanfaatkan untuk mendukung pelaku UMKM yang mengalami kesulitan finansial, terutama di masa pemulihan pasca-pandemi.
“Kami tidak akan berhenti di situ. Jika terpilih kembali, kami akan melanjutkan bantuan ini dengan program-program yang lebih masif. UMKM akan mendapatkan bimbingan, mulai dari peningkatan kapasitas produksi hingga pemasaran, baik secara offline maupun online,” ujar Paisal.
Menurutnya, pelatihan digital bagi pelaku UMKM akan menjadi fokus utama. Di era digital saat ini, kemampuan pemasaran melalui platform online sangat penting agar UMKM dapat menjangkau pasar yang lebih luas.
“Kami akan memberikan pelatihan khusus kepada pelaku UMKM tentang cara memanfaatkan aplikasi e-commerce dan media sosial untuk memperluas jangkauan bisnis mereka,” tambahnya.
Program ini disambut dengan antusias oleh warga yang hadir. Dukungan Paisal dan Sugiyarto dalam memberdayakan UMKM di Dumai dianggap sebagai solusi nyata untuk mendorong perekonomian lokal dan mengurangi ketergantungan pada pinjaman dengan bunga tinggi.
Dengan visi untuk membangun UMKM yang mandiri, pasangan Paisal-Sugiyarto berharap dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi ekonomi masyarakat Dumai.
