beritane.com
beritane.com

Lyodra Ginting Cerita Pengalaman Berhadapan Paus Fransiskus dan Mendapat Berkat

Avatar photo
Lyodra Ginting Cerita Pengalaman Berhadapan dengan Paus Fransiskus

Beritane.com – Penyanyi Lyodra Ginting baru-baru ini berbagi pengalaman istimewa saat ia berkesempatan bertemu langsung dengan Paus Fransiskus dan menerima berkat dari pemimpin umat Katolik dunia tersebut.

Lyodra Ginting, yang tampil di panggung Misa Suci bersama Paus Fransiskus, merasakan kehormatan luar biasa ini.

“Rasa grogi sudah hilang, tetapi tubuh tetap gemetar,” ujar Lyodra seperti dikutip dari detikHot pada Jumat (6/9). “Kaki saya bergetar saat Pak Paus berada di depan kami.”

Lyodra juga mencatat betapa istimewanya momen tersebut mengingat banyak umat Katolik yang datang dari pagi hari namun tidak mendapatkan tiket.

“Ketika saya bisa menyanyi dan langsung mendapatkan berkat, saya menyadari betapa banyak orang yang mungkin iri pada saya,” katanya.

Ia menambahkan, “Setelah selesai tampil, saya berkesempatan bertemu Paus lagi dan mendapatkan doa tambahan. Dua kali berkat dari Paus, sangat membuat saya bahagia sampai-sampai saya tidak ingin mandi atau mencuci tangan!”

Pada Misa Suci yang diadakan setelah ekaristi di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta pada Kamis (5/9), Lyodra tampil membawakan beberapa lagu.

Ia memulai penampilannya dengan lagu “The Prayer” yang dipopulerkan oleh Celine Dion dan Andrea Bocelli, berduet dengan Anton Jamaica Cafe. Lagu kedua yang ia bawakan adalah sebuah lagu rohani.

“Penampilan kali ini benar-benar luar biasa, saya bahkan sulit untuk menemukan kata-kata. Ini adalah penampilan paling berkesan dalam hidup dan karier saya,” ungkap Lyodra.

“Siapa yang menyangka Paus Fransiskus akan datang ke Indonesia dan kami berkesempatan untuk mengikuti misa bersama di GBK? Bahkan saya bisa menyanyi di sini sebagai tambahan. Saya sangat bersyukur,” tambahnya.

Misa Suci ini merupakan bagian dari kunjungan apostolik Paus Fransiskus ke Republik Indonesia dari 3-6 September 2024.

Indonesia adalah negara pertama yang dikunjungi Paus Fransiskus dalam rangkaian kunjungannya di kawasan Asia-Pasifik, sebelum melanjutkan ke Papua Nugini, Timor Leste, dan Singapura.

Kunjungan ini merupakan yang pertama bagi Paus Fransiskus ke Indonesia dalam 35 tahun, setelah kunjungan Paus Yohanes Paulus II pada tahun 1989. Kedatangan Paus Fransiskus sangat dinantikan, terutama oleh umat Katolik di Indonesia.