Beritane.com – Liburan yang seharusnya menjadi momen bahagia bagi sebuah keluarga di Maroko berakhir dengan tragedi.
Seorang wanita muda, Lily King, kehilangan nyawanya setelah mengalami reaksi alergi saat makan di restoran selama liburan keluarga.
Menurut laporan dari Unilad pada 8 Agustus, Lily, yang baru menyelesaikan tahun pertamanya di Exeter University, tengah liburan di Rabat, Maroko bersama keluarganya.
Liburan tersebut awalnya berjalan lancar dan menyenangkan hingga hari terakhir. Pada hari terakhir liburan, ibu Lily, Aicha, mengajak keluarga makan di sebuah restoran lokal.
Sebelum memesan, Aicha telah memberitahukan pelayan mengenai beberapa alergi makanan yang dimiliki Lily, seperti susu sapi, ikan, kerang, wijen, dan kacang-kacangan, serta meminta agar makanan yang mengandung alergen tersebut dihindari.
Makanan yang dipilih Lily terdiri dari ayam panggang dan kentang goreng, tanpa minyak atau saus tambahan.
Meski begitu, saat Lily mulai makan sepotong wortel, ia tiba-tiba mengalami gejala alergi yang parah, seperti gatal dan sesak napas. Situasi ini memaksa keluarga untuk segera membawa Lily ke rumah sakit.
Sayangnya, meskipun berbagai usaha medis telah dilakukan, nyawa Lily tidak dapat diselamatkan.
Ia menghembuskan napas terakhir di bahu ibunya, setelah sempat mengucapkan kata-kata perpisahan, “Aku mencintaimu, selamat tinggal,” sebelum meninggal dunia.
Menurut diagnosis dokter, kematian Lily disebabkan oleh reaksi alergi yang fatal, yang telah menyebabkan kerusakan serius pada otaknya.
Kejadian ini menjadi pengingat tragis tentang bahaya alergi makanan dan pentingnya komunikasi yang jelas mengenai alergi saat makan di luar.










