Beritane – Kematian Nia Kurnia Sari, seorang gadis penjual gorengan di Padang Pariaman, Sumatera Barat, menyisakan duka mendalam bagi keluarga, terutama orang tua dan kakaknya, Rini Wahyuni.
Nia Kurnia Sari ditemukan tewas pada Minggu, 8 September 2024, dalam kondisi terkubur, terikat, dan tanpa busana.
Rini Wahyuni mengungkapkan kesedihannya yang mendalam atas kepergian tragis adiknya.
Ia menceritakan bahwa Nia berjualan gorengan dengan tujuan mengumpulkan uang untuk kuliah dan membeli laptop.
Nia menjual gorengan yang diambil dari tetangga dan menjajakannya keliling kampung.
“Seluruh penghasilannya dikumpulkan sedikit demi sedikit untuk membeli laptop agar bisa digunakan saat kuliah nanti,” kata Rini pada Rabu, 11 September 2024.
Namun, impian Nia untuk melanjutkan pendidikan dan memiliki laptop kini harus pupus. Kondisi tubuhnya yang ditemukan menunjukkan indikasi bahwa ia mungkin telah menjadi korban pemerkosaan sebelum dibunuh.
Rini juga menceritakan pengalaman mimpinya yang menambah duka. Ia bermimpi bertemu dengan adiknya pada malam setelah kejadian.
Dalam mimpi tersebut, Nia tampak ketakutan dan meminta tolong. “Dalam mimpi, Nia berteriak meminta bantuan, mengatakan ‘Tolong Nia, tolong Nia di sini gelap’,” ujar Rini.
Sementara itu, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan terkait kasus pembunuhan ini.
Direktorat Samapta Polda Sumatera Barat telah menerjunkan anjing pelacak K-9 untuk membantu mencari barang bukti yang mungkin terkait dengan kasus ini.













