beritane.com
beritane.com

Kecelakaan Pesawat Voepass 61 Orang Tewas di Sao Paulo, Ini Cerita Penumpang Selamat

Avatar photo
Kecelakaan Pesawat Voepass
Pesawat Voepass yang jatuh di Brasil. Foto: AFP

Beritane.com – Beberapa penumpang berhasil selamat dari kecelakaan pesawat yang menewaskan 61 orang di Sao Paulo, Brasil, pada Jumat (9/8/2024).

Insiden ini melibatkan pesawat turboprop Voepass yang jatuh dekat Vinhedo, sekitar 80 km barat laut Sao Paulo.

Menurut laporan BBC dan CNN, salah satu penumpang yang selamat adalah Adriano Assis. Ia tiba terlambat di bandara di Cascavel dan tidak mendapatkan informasi mengenai keberangkatan pesawat.

“Ketika petugas tiba, mereka memberi tahu saya bahwa saya tidak bisa naik pesawat,” ujar Assis dalam wawancara dengan surat kabar lokal yang dilaporkan oleh Globo.

Assis mengatakan bahwa meskipun ia berusaha untuk meyakinkan petugas agar membiarkannya naik, petugas tersebut tetap tidak mengizinkannya. “Saya akhirnya diselamatkan oleh keputusan petugas itu,” tambah Assis.

Penumpang lain yang tertinggal menyebutkan bahwa setidaknya 10 orang menunggu di gerbang yang salah dan ketinggalan pesawat sebelum lepas landas.

Mereka hanya bisa meminta untuk diizinkan naik, tetapi akhirnya diberitahu bahwa mereka sudah melewati batas waktu keberangkatan dan hanya bisa memesan ulang tiket.

Pesawat Voepass, yang lepas landas dari Cascavel pukul 11.56 waktu setempat, mengalami kecelakaan sekitar satu setengah jam kemudian.

Maskapai Voepass mengonfirmasi bahwa semua 57 penumpang dan 4 awak pesawat tewas dalam kecelakaan tersebut.

Voepass menyatakan kesedihan mendalam atas kejadian ini dan berkomitmen untuk memberikan bantuan kepada keluarga korban serta bekerja sama dengan pihak berwenang dalam menyelidiki penyebab kecelakaan.

Menurut video yang beredar, pesawat jenis ATR-72 tampak berputar tak terkendali sebelum jatuh di area perumahan.

Salah seorang saksi, Daniel de Lima, melaporkan mendengar suara keras dan melihat pesawat berputar sebelum jatuh dan meledak.

Pemerintah kota Valinhos mengonfirmasi bahwa tidak ada korban di antara penghuni rumah yang terkena dampak.

Meski cuaca cerah, beberapa ahli penerbangan menduga kemungkinan adanya kegagalan mesin yang tidak tertangani dengan baik.

Pusat Investigasi Kecelakaan Penerbangan Brasil (Cenipa) telah menemukan kotak hitam pesawat, dan meskipun cuaca tidak menjadi faktor utama, penyelidikan masih berlangsung.

Produsen pesawat ATR dan regulator keselamatan Eropa juga akan terlibat dalam investigasi.

Kecelakaan ini merupakan salah satu yang paling mematikan di Brasil sejak insiden tahun 2007 yang menewaskan 199 orang dalam penerbangan TAM.

Kronologi Kecelakaan Pesawat Voepass di Sao Paulo, Brasil

1. Keberangkatan Pesawat

Pada Jumat, 9 Agustus 2024, pesawat turboprop ATR-72 milik maskapai Voepass lepas landas dari Bandara Cascavel di negara bagian Parana menuju Bandara Internasional Sao Paulo. Penerbangan ini dijadwalkan berangkat pada pukul 11.56 waktu setempat.

2. Penumpang Tertinggal

Sejumlah penumpang, termasuk Adriano Assis, terlambat tiba di bandara dan tidak bisa naik ke pesawat karena batas waktu keberangkatan telah berlalu. Meskipun Assis dan penumpang lain mencoba memohon kepada petugas, mereka tidak diizinkan naik ke pesawat.

3. Lepas Landas dan Kejadian

Pesawat berhasil lepas landas dari Cascavel, tetapi sekitar satu setengah jam setelah lepas landas, pesawat mulai mengalami masalah. Sinyal terakhir dari pesawat diterima sekitar pukul 13.30 waktu setempat, sebelum pesawat jatuh.

4. Kecelakaan

Pesawat mengalami kecelakaan di dekat Vinhedo, sekitar 80 km barat laut Sao Paulo. Video yang beredar menunjukkan pesawat berputar tak terkendali sebelum jatuh di area perumahan dan meledak. Saksi mata melaporkan mendengar suara keras dan melihat pesawat berputar sebelum terjatuh.

5. Penyelamatan dan Evakuasi

Pemerintah kota Valinhos mengonfirmasi bahwa tidak ada yang selamat dari kecelakaan ini. Meskipun ada kerusakan pada rumah di sekitar lokasi kejadian, tidak ada penghuni yang terluka.

6. Penyelidikan

Pusat Investigasi Kecelakaan Penerbangan Brasil (Cenipa) menemukan kotak hitam pesawat, yang berisi rekaman suara dan data penerbangan. Penyelidikan awal menunjukkan bahwa cuaca cerah, sehingga diperkirakan bukan penyebab utama kecelakaan. Beberapa ahli penerbangan menduga adanya kemungkinan kegagalan mesin yang menyebabkan pesawat kehilangan kendali.

7. Reaksi Maskapai

Voepass mengonfirmasi bahwa semua 57 penumpang dan 4 awak pesawat tewas dalam kecelakaan tersebut. Maskapai tersebut menyatakan kesedihan mendalam dan berkomitmen memberikan bantuan kepada keluarga korban serta bekerja sama dengan pihak berwenang untuk menyelidiki penyebab kecelakaan.

8. Langkah Selanjutnya

Penyelidikan lebih lanjut dilakukan dengan melibatkan produsen pesawat ATR dan regulator keselamatan Eropa. Tim penyelidik dari Prancis dan Kanada juga akan terlibat dalam proses investigasi untuk menentukan penyebab pasti dari kecelakaan ini.

9. Dampak

Kecelakaan ini menjadi salah satu yang paling mematikan di Brasil sejak insiden tahun 2007 yang melibatkan TAM, yang menewaskan 199 orang.