Beritane.com – Jana Duggar, putri tertua dari keluarga Duggar, resmi menikah dengan Stephen Wissmann dalam sebuah upacara yang sederhana namun elegan di Prairie Grove, Arkansas, pada 15 Agustus 2024.
Jana, yang berusia 34 tahun, dan Stephen Wissmann, yang berusia 31 tahun, mengucapkan janji pernikahan mereka di The Grand at Willow Springs, di hadapan sekitar 500 tamu. Pernikahan tersebut ditandai dengan suasana klasik yang dipenuhi oleh dekorasi minimalis.
Jessa Duggar Seewald bertindak sebagai pengiring pengantin wanita, sementara saudara ipar Jana, Abbie Duggar, serta saudara perempuannya Joy-Anna Forsyth, Johannah Duggar, Jinger Duggar Vuolo, dan Jordyn Duggar juga menjadi pengiring pengantin.
“Saya rasa ini adalah salah satu hal yang semua gadis impikan,” ujar Jana kepada PEOPLE dua hari sebelum perayaan. “Rasanya seperti mimpi yang menjadi kenyataan, dan melihat semuanya terjadi sungguh luar biasa dan agak sulit dipercaya.”
Jana mengenakan gaun satin gading dengan bahu terbuka saat berjalan menuju altar diiringi oleh ayahnya, Jim Bob Duggar. “Gaunnya terasa sangat berkelas dan sedikit seperti gaun putri,” kata Jana.
Untuk dekorasi pernikahan, pasangan ini memilih tema yang sederhana. “Tempatnya sudah sangat indah sehingga kami tidak ingin menambah banyak dekorasi,” jelas Jana. “Para pria mengenakan setelan jas hitam, para wanita mengenakan gaun berwarna sampanye, dengan bunga putih dan tanaman hijau sebagai tambahan.”
Bagi Jana dan Stephen, melibatkan keluarga dalam perayaan mereka adalah prioritas utama. “Kami senang bisa berkumpul dengan keluarga besar dari kedua belah pihak,” ungkap Jana. “Kehadiran mereka semua sangat berarti bagi kami.”
Setelah mengucapkan janji pernikahan dan menyalakan lilin persatuan, tamu diundang untuk menikmati makan malam formal yang disiapkan oleh keluarga Wissmann, termasuk hidangan ayam, kacang hijau, kentang tumbuk, roti gulung, dan coleslaw. “Keluarga Wissmann sangat mahir memasak. Mereka menyiapkan hidangan lengkap dan berusaha keras untuk itu,” kata Jana.
Untuk dessert, pasangan ini memotong kue tiga tingkat rasa lemon dan raspberry, yang disajikan bersama cupcake. Selama resepsi, salah satu saudara ipar Jana menjadi pembawa acara dan mengorganisir permainan serta aktivitas interaktif untuk para tamu. Setelah bersulang, pengantin baru berbagi tarian pertama mereka sebelum Jana melemparkan buket bunga ke kerumunan.
Jana dan Stephen pertama kali terhubung beberapa tahun lalu melalui keluarga mereka. Meski sempat berpisah setelah berpacaran sebentar, mereka tetap berhubungan dan akhirnya bertemu kembali awal tahun ini. “Rasanya seperti, ‘Apa yang sedang kita lakukan? Kita masih saling menikmati dan menghargai satu sama lain,’” kenang Jana.
Jana mengakui bahwa ia cukup hati-hati dalam urusan cinta, namun Stephen telah membuktikan dirinya sebagai pasangan yang tepat. “Dia menunjukkan kepedulian yang mendalam dan bersedia menghadapi berbagai tantangan bersama saya,” ujarnya.
Jana juga berbagi bahwa melihat adik-adiknya menikah lebih dulu kadang membuatnya merasa tidak sabar. “Kadang saya merasa, ‘Ada apa dengan saya?’ Tapi saya telah berdoa dan berusaha melihat sisi positifnya. Kini, hasilnya sangat baik dan Tuhan telah mengajarkan banyak hal melalui pengalaman ini.”
Pasangan ini sangat bersemangat untuk memulai kehidupan baru mereka bersama di Nebraska, tempat Stephen tinggal dan bekerja di bidang irigasi, sandblasting, dan pengecatan. “Kami senang bisa memulai hidup baru bersama di rumah kecil yang kami beli dan sedang renovasi,” tambah Jana.
Menyimpulkan perjalanan menemukan cinta sejatinya, Jana menyatakan bahwa imannya selalu membantunya melewati segala tantangan. “Saya mungkin tidak selalu mengerti rencana besar, tapi saya percaya Tuhan tahu yang terbaik. Menikah di usia yang lebih matang mungkin adalah pilihan terbaik bagi kami,” tutupnya.
