Beritane.com – Mantan Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, atau yang akrab disapa Foke, menyatakan bahwa ia belum bisa memastikan dukungannya untuk pasangan Pramono Anung dan Rano Karno dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2024.
Menurut Fauzi Bowo, ia masih menunggu informasi lebih lanjut mengenai program yang akan ditawarkan oleh Pramono Anung kepada publik.
“Sebagai langkah awal, saya belum melihat rincian program yang akan disodorkan. Jadi, kita tunggu dan lihat dulu,” ungkap Foke dikutip pada Rabu (4/9/2024).
Pada kesempatan tersebut, Foke menerima kunjungan dari pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Pramono Anung dan Rano Karno.
Foke mengungkapkan kesiapan untuk berbagi informasi dan pengalaman mengenai kepemimpinan Jakarta kepada mereka.
Foke berharap, calon pemimpin Jakarta yang terpilih nanti dapat membawa perbaikan signifikan bagi kota tersebut dibandingkan dengan masa kepemimpinannya.
“Saya sangat bersyukur dapat berkesempatan bersilaturahmi dengan calon-calon pemimpin masa depan Jakarta.”
“Saya merasa berkewajiban untuk memberikan informasi sebanyak mungkin agar mereka memiliki bekal yang cukup. Yang terpenting adalah agar mereka dapat membawa perubahan yang lebih baik daripada sebelumnya,” jelas Foke.
Lebih lanjut, Foke menambahkan bahwa hingga saat ini, ia belum menerima tawaran atau membahas kemungkinan keterlibatannya dalam tim sukses Pramono Anung dan Rano Karno.
“Belum ada pembicaraan mengenai itu. Kami belum membahas apapun,” pungkasnya.
Usai Bertemu Fauzi Bowo, Pramono-Rano Bertemu Sutiyoso
Pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur, Pramono Anung dan Rano Karno, berencana melanjutkan agenda silaturahmi mereka dengan mantan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso.
Pertemuan antara Pramono dan Rano dengan Sutiyoso, yang menjabat sebagai Gubernur Jakarta dari tahun 1997 hingga 2007, dijadwalkan akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan.
“Kami telah mengatur jadwal pertemuan dengan Bang Yos dalam satu atau dua hari ke depan,” kata Pramono Anung saat ditemui di Museum MH Thamrin, Jakarta Pusat, pada Selasa, 3 September 2024.
Pramono menambahkan bahwa meskipun pertemuan dengan Sutiyoso sudah terjadwal, ia memilih untuk tidak mengungkapkan rincian jadwal tersebut saat ini.
“Untuk detail tanggalnya, biar nanti kita informasikan mendekati hari-H,” tambahnya.
Selain itu, Pramono juga mengungkapkan rencana untuk membuka komunikasi dengan sejumlah tokoh lain, termasuk Anies Baswedan, Presiden Joko Widodo (Jokowi), dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Pramono menegaskan bahwa pertemuan ini tidak bertujuan untuk meningkatkan dukungan politik. “Tujuan utama kami adalah silaturahmi,” tutup Pramono.
