Beritane.com – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan daftar 20 perusahaan milik negara yang memberikan kontribusi pajak terbesar untuk kas negara pada tahun 2023.
Total pajak yang disetorkan oleh 20 BUMN tersebut mencapai Rp439 triliun.
Dalam unggahan di Instagramnya, Erick Thohir mengapresiasi pencapaian ini sebagai hasil dari peningkatan kinerja dan produktivitas BUMN yang terus mengalami transformasi.
“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras dari seluruh komisaris, direksi, dan insan BUMN. Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi besar bagi Indonesia,” ungkap Erick, dikutip pada Jumat (9/8/2024).
Di antara 20 BUMN tersebut, PT Pertamina (Persero) menempati posisi teratas sebagai penyumbang pajak terbesar dengan kontribusi sebesar Rp224.530 miliar.
Disusul oleh PT PLN (Persero) yang menyetorkan Rp52.385 miliar, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk dengan Rp33.119 miliar, dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk yang menyumbang Rp26.624 miliar.
Perusahaan-perusahaan lain dalam daftar ini meliputi:
- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk: Rp25.979 miliar
- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk: Rp10.454 miliar
- PT Pupuk Indonesia (Persero): Rp10.061 miliar
- PT Semen Indonesia (Persero) Tbk: Rp8.923 miliar
- PT Mineral Industri Indonesia (Persero): Rp7.227 miliar
- PT Pelabuhan Indonesia (Persero): Rp5.666 miliar
- PT Perkebunan Nusantara III (Persero): Rp4.848 miliar
- PT Hutama Karya (Persero): Rp3.759 miliar
- PT KAI (Persero): Rp3.592 miliar
- PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk: Rp3.575 miliar
- PT Krakatau Steel (Persero) Tbk: Rp3.207 miliar
- PT PP (Persero) Tbk: Rp3.203 miliar
- PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk: Rp3.114 miliar
- PT Adhi Karya (Persero) Tbk: Rp3.057 miliar
- Perum Bulog: Rp2.725 miliar
- PT Jasa Marga (Persero) Tbk: Rp2.640 miliar
Angka-angka tersebut menunjukkan kontribusi signifikan dari BUMN terhadap pendapatan negara, mencerminkan peran vital mereka dalam ekonomi nasional.
