beritane.com
beritane.com

Dul Jaelani Menceritakan Perjalanan Spiritualitasnya Pasca Kecelakaan Maut

Avatar photo
Dul Jaelani Menceritakan Perjalanan Spiritualitasnya

Beritane.com Dul Jaelani mengungkapkan pencariannya akan Tuhan pada usia 13 tahun sebelum mengalami kecelakaan serius yang mengubah hidupnya.

Dalam penjelasannya, anak ketiga dari Maia Estianty dan Ahmad Dhani ini mengakui bahwa dia tidak meragukan eksistensi Tuhan, tetapi saat itu dia hanya mencari keyakinan yang lebih dalam.

“Keinginan ini muncul sebelum kecelakaan maut yang aku alami. Aku memang tertarik dengan hal-hal spiritual. Aku bertanya-tanya mengapa aku harus menyembah Allah jika aku sendiri belum benar-benar mengenal-Nya,” ungkap Dul Jaelani saat diwawancarai di studio FYP, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Setelah mengalami kecelakaan maut, Dul merasa semakin yakin akan kehadiran Tuhan yang selalu ada untuk menyelamatkannya.

“Setelah kecelakaan, aku meminta doa dari Bunda, ‘Bunda, tolong doakan aku agar sembuh.’ Saat itu aku sangat berharap doa dari ibuku untuk kesembuhan,” kenangnya.

Maia Estianty kemudian memberikan nasihat yang mendalam kepada Dul. Ia menyarankan Dul untuk berdoa sendiri.

“Bunda mengatakan, ‘Coba kamu berdoa sendiri.’ Aku bertanya, ‘Bagaimana caranya?’ Bunda menjelaskan dengan cara salat. Dari situ, aku mulai belajar dan berdoa sendiri, dan akhirnya doa-doaku dikabulkan. Aku mendapatkan hidayah dan kini tidak ada alasan untuk tidak percaya kepada Allah,” tambah Dul Jaelani.

Pada tahun 2013, Dul Jaelani mengalami kecelakaan maut di Tol Jagorawi KM 8, yang menyebabkan tujuh orang meninggal dunia dan beberapa lainnya, termasuk Dul, mengalami luka-luka.

Kronologi Kecelakaan Maut Tol Jagorawi yang Melibatkan Dul Jaelani

Pada Minggu dini hari, kecelakaan tragis terjadi di Tol Jagorawi KM 8 yang melibatkan kendaraan Lancer yang dikemudikan oleh Dul Jaelani, yang saat itu berusia 13 tahun.

Kecelakaan ini mengakibatkan enam orang meninggal dunia. Berikut adalah kronologi kejadian tersebut:

00.45 WIB
Kecelakaan beruntun terjadi melibatkan kendaraan Lancer, Gran Max, dan Avanza di jalur 3 dan 4 arah Jakarta di KM 8 Tol Jagorawi. Lima orang dilaporkan tewas dan Dul Jaelani yang berada di salah satu mobil mengalami patah tulang. Polisi mengonfirmasi bahwa pengemudi Lancer adalah Dul, yang masih di bawah umur.

01.00 WIB
Polisi melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk menyelidiki kecelakaan tersebut.

06.00 WIB
Dul Jaelani dibawa ke RS Pondok Indah untuk menjalani operasi setelah sebelumnya mendapatkan perawatan di RS Meilia, Cibubur. Dul tiba di RSPI bersama kedua orang tuanya. Jumlah korban tewas bertambah menjadi enam orang.

11.00 WIB
Keluarga korban mulai berdatangan ke RS Polri untuk mengambil jenazah. Suasana penuh duka dan tangis keluarga pecah. Ahmad Dhani, ayah Dul, berjanji akan menanggung seluruh biaya untuk korban yang meninggal. Sementara itu, Jasa Marga memberikan santunan kepada korban luka hingga Rp 10 juta dan korban meninggal hingga Rp 25 juta.

13.15-15.20 WIB
Polisi melanjutkan olah TKP di lokasi kecelakaan. Selama proses tersebut, dua dari empat lajur jalan ditutup, menyebabkan antrean kendaraan mencapai lima kilometer.

14.00 WIB
Tim manajemen Ahmad Dhani menginformasikan bahwa Dul telah menjalani operasi dan dalam keadaan sadar. Selain patah tulang, Dul juga mengalami robekan pada bahu akibat pecahan kaca. Sebagai pengemudi Lancer, Dul berpotensi dijerat Pasal 310 ayat 4 UU No. 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Ahmad Dhani melalui adiknya membantah telah memberikan izin kepada Dul untuk mengemudikan mobil.

16.00 WIB
Dul menjalani operasi kedua, yang diungkapkan oleh adik Ahmad Dhani, Jerry. Operasi pertama dilakukan pada tulang rusuk dan punggung, sedangkan operasi kedua di tulang panggul. Dul tidak sadarkan diri saat operasi kedua. Pihak kepolisian menyatakan bahwa Dul tetap akan diproses secara hukum, namun sebagai anak di bawah umur, dia akan mendapatkan perlakuan khusus selama proses penyidikan.

18.00 WIB
Kemacetan sepanjang 10 kilometer di sekitar lokasi kecelakaan mulai terurai. Kemacetan disebabkan oleh pengendara yang memperlambat laju kendaraan untuk melihat atau memotret kejadian tersebut.

Selain memeriksa pihak Mitsubishi sebagai saksi ahli, polisi juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap Ahmad Dhani, ayah Dul, terkait kecelakaan ini.