beritane.com
beritane.com

3 Pasang Bakal Calon Kepala Daerah Resmi Daftar ke KPU Dumai

Avatar photo
Bakal Calon Kepala Daerah

Beritane.com – Sebanyak 3 pasang bakal calon kepala daerah pada Pilkada Dumai 2024 resmi mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Dumai, Kamis (29/8/2024).

Sesuai berkas pendaftaran yang masuk ke KPU Dumai, 3 pasang bakal calon kepala daerah adalah Paisal-Sugiyarto, Ferdiansyah-Soeparto dan Eddy Yatim-Almainis.

Adapun pasangan Paisal dan Sugiyarto didukung oleh banyak partai yang diantaranya adalah Nasdem, Gerindra, PKS, PAN, Perindo, dan PKB, dengan total 19 kursi di DPRD Dumai.

Paisal mengimbau seluruh pendukung dan relawan untuk menjaga pesta demokrasi tetap santun, sejuk, dan kondusif. Ia juga menekankan pentingnya menghindari gesekan antar pendukung.

“Alhamdulillah, kami adalah yang pertama mendaftarkan diri ke KPU. Kami bersyukur semua proses berjalan lancar. Terima kasih kepada pimpinan partai pengusung, kader, dan relawan yang telah berkomitmen menciptakan politik yang santun dan kondusif,” ungkap Paisal.

Paisal juga berharap agar Pilkada Dumai November 2024 berlangsung damai dan aman, dengan fokus pada adu program kerja dan visi misi pembangunan, bukan pada pencemaran nama pasangan lain.

Kepada KPU, Paisal meminta agar lembaga tersebut bekerja secara netral dan profesional sesuai dengan aturan yang berlaku, tanpa memihak salah satu pasangan calon.

Sedangkan untuk pasangan Ferdiansyah dan Soeparto didukung oleh Partai Golkar, PPP dan Hanura. Mereka merupakan pasangan kedua yang mendaftar ke KPU Dumai.

Dalam sambutannya, Ferdiansyah menyampaikan, “Kami bertekad untuk membangun Dumai menjadi lebih baik. Jika bukan kita, siapa lagi? Jika bukan sekarang, kapan lagi? Ini saatnya putra daerah memimpin Kota Dumai.”

Ferdiansyah, yang didampingi Soeparto, berjanji akan bekerja keras untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat jika terpilih.

“Kami telah memenuhi syarat 20% dari 35 kursi untuk maju dalam pilkada. Meski perjalanan kami berat, kami akhirnya sampai di sini. Semua ini karena Allah Ta’ala. Yang baik akan selalu baik, dan yang salah akan selalu salah,” katanya.

Ferdiansyah juga meminta kepada seluruh tim, koalisi, dan simpatisan untuk menjalankan Pilkada dengan kreativitas dan adu gagasan, bukan dengan saling menghina atau menghujat.

Sementara, pasangan Eddy A Mohd Yatim dan Almainis, didukung oleh PDI Perjuangan dan Partai Demokrat resmi mendaftar sebagai bakal calon yang terakhir ke KPU Dumai.

Mereka mengusung tagline “Bangkit, Bergerak, Menang” dan jargon “Untuk Dumai Harmonis & Bermarwah.”

Pasangan ini didukung oleh dua partai politik: PDI Perjuangan dengan 6 kursi dan Demokrat dengan 3 kursi. Dengan dukungan tersebut, IDEAL dipastikan memenuhi syarat untuk berkompetisi dalam Pilkada 2024.

Saat konferensi pers usai pendaftaran, Calon Wakil Wali Kota Almainis mengungkapkan tekadnya dengan pernyataan tegas.

“Saya ini bukan ayam sayur, tapi ayam batino bataji,” ujarnya, menegaskan kekuatan dan ketahanan dirinya. Ia menjelaskan bahwa “ayam batino bataji” adalah istilah yang menggambarkan kekuatan dan ketahanan.

Almainis menambahkan bahwa meskipun ia mungkin tidak dikenal luas di media, ia memiliki pengalaman langsung turun ke masyarakat.

“Jika Ketua Umum memerintahkan kami turun ke masyarakat, kami akan turun,” katanya, menunjukkan optimisme tinggi untuk memenangkan Pilkada Dumai 2024.

Lebih lanjut, Almainis menjelaskan bahwa ia pernah menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Riau selama tiga periode dan juga sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau, yang menjadi bagian dari prestasinya.

Ketua KPU Dumai Zulfan menyatakan bahwa berkas pendaftaran pasangan calon yang sudah masuk ada tiga. Kini sedang tahap proses verifikasi untuk memastikan kelengkapan persyaratan.

Setelah itu, pasangan calon harus menjalani pemeriksaan kesehatan di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru sesuai tahapan yang telah ditetapkan KPU.

“Setelah diverifikasi, jika berkas dokumen dinyatakan lengkap, pasangan calon akan melanjutkan ke tahap berikutnya. Jika ada kekurangan, akan diminta untuk melengkapinya. Selanjutnya, mereka akan menjalani pemeriksaan kesehatan di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru,” jelas Zulfan.