Beritane.com – Toprak Razgatlioglu semakin memperkokoh statusnya sebagai legenda Superbike dengan meraih kemenangan ke-13 berturut-turut pada akhir pekan di Portimao, Portugal.
Pebalap tim Rokit BMW Motorrad ini menorehkan rekor baru setelah menyapu bersih tiga kemenangan dalam empat seri terakhir.
Di balapan 2 yang berlangsung pada Senin dini hari (12/8) WIB, Razgatlioglu merayakan pencapaiannya dengan gaya ala Yusuf Dikec, peraih medali perak Olimpiade Paris 2024 asal Turki.
Meskipun mengalami kerusakan pada sayap aerodinamika kirinya akibat tabrakan dengan motor Alex Lowes dari tim Kawasaki, Razgatlioglu tetap tampil mengesankan.
Kehilangan sayap aerodinamika mempersulit Razgatlioglu dalam membelokkan motornya di beberapa tikungan dan membuatnya kehilangan sekitar 0,5 detik.
Namun, pebalap asal Turki ini berhasil menahan serangan dari Alvaro Bautista dan Nicolo Bulega dalam lima putaran terakhir. Bautista, yang hampir merebut posisi terdepan, terjatuh di tikungan lima saat balapan tersisa lima putaran.
Razgatlioglu menghadapi ancaman dari Bulega, tetapi tetap tenang dan berhasil mempertahankan posisi terdepannya.
Ia menyelesaikan balapan dengan keunggulan tipis 0,035 detik di depan Bulega, sementara Lowes meraih podium ketiga.
Dengan kemenangan ini, Razgatlioglu memecahkan rekor kemenangan beruntun di Superbike, sebelumnya 12 kemenangan yang dia raih sendiri. Rekor sebelumnya adalah 11 kemenangan beruntun yang dipegang oleh Jonathan Rea dan Alvaro Bautista.
Toprak Razgatlioglu kini memimpin klasemen dengan 365 poin, unggul 92 poin dari Bulega di posisi kedua dan 142 poin dari Bautista di posisi ketiga.
“Ini adalah akhir pekan yang luar biasa. Kami memecahkan rekor dan meraih 13 kemenangan beruntun. Saya sangat senang dengan pencapaian ini,” kata Razgatlioglu kepada WorldSBK.
“Momen ini sangat spesial, kami semakin mendekati status legenda,” tambahnya.
Meskipun mendominasi kejuaraan dan memimpin klasemen, Razgatlioglu tetap fokus pada balapan tanpa terlalu memikirkan persaingan juara.
“Saya hanya fokus pada kemenangan dan tidak terlalu memikirkan persaingan juara. Sekarang saya akan fokus pada balapan di Magny-Cours, yang merupakan salah satu sirkuit favorit saya,” jelasnya.
Direktur Keolahragaan BMW Motorrad, Marc Bonger, juga menyatakan kegembiraannya.
“Melihat sayap aerodinamika yang rusak membuat saya sangat khawatir. Pertarungan yang luar biasa dan balapan ini sangat berarti bagi Toprak. Saya senang melihat kemenangan ini,” ujar Bonger.
Bonger menambahkan, “Pertarungan yang intens dan kondisi trek yang sulit membuat saya tegang saat Bautista mengalami kecelakaan, yang hampir menyebabkan Razgatlioglu keluar dari balapan. Namun, ini adalah balapan yang sangat mengesankan dan saya bangga dengan hasilnya.”










