Sven Göran Eriksson Harapkan Dikenang Sebagai Sosok Positif dalam Pesan Perpisahannya

Sven-Goran Eriksson
Sven Göran Eriksson. (Foto:Goal.com)

Beritane.com – Sven Göran Eriksson, mantan manajer timnas Inggris, telah mengungkapkan harapannya untuk dikenang sebagai sosok yang positif saat ia menyampaikan pesan perpisahan.

Eriksson, yang berusia 76 tahun, mengumumkan pada Januari lalu bahwa ia didiagnosis dengan kanker pankreas terminal dan diperkirakan hanya memiliki waktu kurang dari satu tahun lagi.

Kehidupan Eriksson, yang meliputi masa jabatannya sebagai manajer Inggris dari 2001 hingga 2006, akan diceritakan dalam sebuah dokumenter yang akan dirilis di Amazon Prime Video pada 23 Agustus.

Dokumenter ini mengeksplorasi lima tahun penuh peristiwa dalam karirnya. Selain manajer timnas Inggris, Eriksson juga pernah melatih klub-klub besar seperti Manchester City dan Leicester.

Karirnya yang panjang dan beragam mencakup pengalaman internasional di empat benua. “Saya menjalani hidup yang baik,” kata Eriksson di akhir film dokumenter tersebut.

“Kita semua mungkin merasa takut akan kematian, namun hidup juga tentang bagaimana kita menghadapi kematian.”

Eriksson berharap bahwa pada akhirnya orang-orang akan mengenangnya sebagai pribadi yang positif dan berusaha memberikan yang terbaik.

“Saya berharap orang akan ingat saya sebagai seseorang yang selalu berusaha positif dan melakukan apa yang bisa dilakukan. Jangan menyesal, tersenyumlah. Terima kasih atas dukungan semua pihak, pelatih, pemain, penonton—semuanya luar biasa. Jaga diri Anda, jalani hidup dengan baik,” ungkapnya.

Sebagai manajer asing pertama yang menangani timnas Inggris, Sven Göran Eriksson membawa timnya ke babak perempat final Piala Dunia 2002 dan 2006.

Meskipun demikian, ia mendapat kritik karena tidak dapat memaksimalkan potensi dari “Generasi Emas” yang diharapkan banyak orang, dengan Inggris juga tersingkir di babak delapan besar Euro 2004.

Selain karir manajerialnya, Eriksson juga sering menjadi sorotan media untuk kehidupan pribadinya, termasuk hubungannya dengan presenter televisi Ulrika Jonsson dan sekretaris Asosiasi Sepak Bola, Faria Alam.

Eriksson telah memenangkan gelar domestik di Swedia, Portugal, dan Italia bersama klub-klub seperti Gothenburg, Benfica, dan Lazio.

Artikel ini dikutip langsung dari Independent pada Kamis (22/8/2024).

Exit mobile version