Sindiran Ernest Prakasa untuk Produser Kontroversial Jadi Sorotan, Diduga Terkait Promo Film Tak Etis

Sindiran Ernest Prakasa

Beritane.com – Ernest Prakasa baru-baru ini melontarkan sindiran tajam kepada seorang produser yang dikenal kerap menimbulkan kontroversi.

Lewat cuitan di akun X miliknya, Ernest menyatakan kekecewaannya terkait dengan tindakan produser yang tidak disebutkan namanya tersebut.

Sindiran ini muncul sebagai reaksi terhadap situasi gaduh yang dianggap disebabkan oleh perilaku produser tersebut.

Ernest menyebut bahwa tindakan terbaru produser itu masih jauh lebih ringan dibandingkan dengan berbagai kontroversi yang pernah terjadi sebelumnya, namun ia tidak menjelaskan secara rinci perilaku yang dimaksud.

Dalam cuitannya, Ernest menulis, “Lagi pada heboh sama kelakuan produser yang kontroversial itu. Jujur, kalo lo liat track record dia dari dulu, yang barusan ini mah gak ada apa-apanya,” seperti dikutip pada Senin (19/8/2024).

Beberapa netizen penasaran mencoba bertanya langsung kepada Ernest, namun jawaban yang muncul datang dari akun @Jus10Hendricks.

Akun tersebut mengklaim bahwa cuitan sindiran Ernest Prakasa berkaitan dengan sebuah rumah produksi yang dinilai tidak etis dalam menyebarkan materi promosi filmnya.

Promo film tersebut diduga mengaitkan tragedi meninggalnya seorang dokter dari PPDS FK Undip, yang saat ini sedang viral.

Akun @Jus10Hendricks membagikan sebuah foto yang menampilkan berita kematian dokter tersebut dengan ucapan belasungkawa yang bertuliskan, “TURUT BERDUKA ATAS MENINGGALNYA MAHASISWA FK UNDIP DIDUGA AKIBAT DI-BULLY”.

Di bawah berita tersebut terdapat nama film “Dosen Ghaib”. Hal ini menimbulkan kecurigaan bahwa film tersebut menggunakan tragedi itu untuk kepentingan promosi.

Akun itu juga mengunggah ulang Instagram Story dari Joko Anwar, yang turut mengkritik materi promosi film yang dianggap tidak etis, dengan dugaan bahwa Joko Anwar juga menyindir rumah produksi yang sama.

Dalam unggahan Instagram Story-nya, Joko Anwar menulis, “MAU PROTES KE PH YANG GUNAIN TRAGEDI BUAT MATERI PROMO FILMNYA TAPI MALES. NGGAK BAKAL PAHAM JUGA MEREKA KENAPA ITU PERBUATAN YANG SANGAT TAK BERHATI. TAK BERKELAS, DAN TAK BERETIKA. KARENA KEMUNGKINAN BESAR MEREKA NGGAK PUNYA. YA UDAH LAH. DI NEGARA INI KE SIAPA JUGA KITA BISA MENELADANI ETIKA DAN HATI KAN.”

Setelah penyelidikan lebih lanjut, akun Instagram resmi film “Dosen Ghaib” dan rumah produksi Dee Company serta produser Dheeraj Kalwani tidak menampilkan unggahan promosi yang diduga terkait dengan tragedi tersebut.

Tampaknya, ucapan belasungkawa yang dianggap sebagai materi promosi telah dihapus. Namun, beberapa netizen tetap menunjukkan kemarahan mereka di akun @deecompany_official, menuduh rumah produksi tersebut memanfaatkan tragedi sebagai alat promosi.

“Repost berita tragedi sambil nyelipin hal berbau promosi,” tulis @doy***. “Semoga film lo rugi, gaada etika banget. Lagi berduka malah sempat sempatnya promosi film,” kata @gre***. “Oh, ini PH yang disentil Joko Anwar,” ujar @ran***.

Exit mobile version