Profil Tim Walz, Calon Wakil Presiden Pilihan Capres Kamala Harris

Kelompok Muslim Kamala Harris

Beritane.com Berikut ini adalah profil Tim Walz, yang resmi terpilih menjadi calon wakil presiden mendampingi Kamala Harris di Pilpres AS 2024.

Pada hari Selasa (6/8), calon presiden dari Partai Demokrat, Kamala Harris, mengumumkan pemilihan Gubernur Minnesota, Tim Walz sebagai calon wakil presidennya.

Dalam unggahan di Instagram, Kamala Harris menyatakan, “Kita akan membangun kemitraan yang hebat. Kita akan membangun tim yang hebat. Kita akan memenangkan pemilihan ini.”

Pilihan Harris ini disambut positif oleh Presiden Joe Biden, yang memuji keputusan tersebut di X (sebelumnya Twitter), menyebutnya sebagai “keputusan yang hebat.”

Biden, yang telah mengundurkan diri dari pemilihan presiden bulan lalu, menambahkan bahwa pasangan Harris-Walz akan menjadi suara kuat bagi pekerja dan kelas menengah Amerika.

“Mereka akan menjadi pembela utama kebebasan pribadi dan demokrasi kita, serta memastikan Amerika tetap memimpin dunia,” kata Biden, yang berusia 81 tahun.

Profil Tim Walz

Tim Walz, 60, adalah mantan guru dan anggota Garda Nasional AS. Popularitasnya meningkat setelah kritiknya terhadap kandidat Partai Republik, Donald Trump dan JD Vance, yang viral dan diterima oleh tim kampanye Harris.

Walz dikenal sebagai pendukung serikat buruh, yang merupakan komponen kunci dari koalisi pemilih Demokrat. Dukungan dari Biden dan mantan Ketua DPR Nancy Pelosi memperkuat posisi Walz sebagai calon wakil presiden.

Mantan Presiden Barack Obama juga memuji Walz, menyatakan bahwa Walz memiliki pengalaman, nilai-nilai, dan integritas yang membanggakan.

Dengan memilih Walz, Harris berharap dapat menarik pemilih dari kelas pekerja dan wilayah pedesaan di Midwest, yang bisa menjadi kunci kemenangan melawan Donald Trump dalam pemilihan mendatang.

Minat Walz dalam berburu, memancing, konservasi, dan American football diharapkan dapat meraih dukungan dari pemilih di daerah pedesaan.

Respon dari Kampanye Trump dan Rencana Kampanye Harris-Walz

Kampanye Donald Trump segera menanggapi dengan melabeli Walz sebagai “ekstremis liberal berbahaya,” sementara Trump telah memilih Senator Partai Republik JD Vance dari Ohio sebagai calon wakil presidennya.

Harris dan Walz memulai tur lima hari di negara bagian kunci dengan kampanye mereka di Philadelphia, Pennsylvania, pada hari Selasa.

Tur ini mencakup kunjungan ke kota-kota penting lainnya, termasuk Eau Claire, Detroit, Durham, Phoenix, dan Las Vegas, yang semuanya memiliki jumlah suara elektoral signifikan yang dapat mempengaruhi hasil pemilihan.

Pengumuman pemilihan Walz datang setelah Harris secara resmi mendapatkan nominasi presiden dari Partai Demokrat pada Senin malam (5/8), menjadikannya wanita kulit berwarna pertama yang memimpin partai besar tersebut.

Hasil pemungutan suara dari Konvensi Nasional Demokrat menunjukkan bahwa 99% delegasi memilih Harris. Hasil akhir dari pemungutan suara akan diumumkan pada konvensi partai di Chicago akhir bulan ini.

Keputusan Harris untuk mencalonkan diri sebagai presiden mengikuti periode penuh gejolak yang dimulai setelah penampilan Joe Biden yang dinilai kurang memuaskan dalam debat televisi melawan Donald Trump pada bulan Juni. Biden kemudian mengumumkan pengunduran dirinya, menyerahkan obor pemilihan kepada Harris.

Sumber: detikcom

Exit mobile version