Beritane.com – Presiden Joko Widodo dikabarkan akan melakukan reshuffle terhadap susunan kabinet Koalisi Indonesia Maju dalam waktu dekat.
Menurut informasi dari beberapa sumber, termasuk pejabat partai koalisi dan pihak Istana, reshuffle ini direncanakan akan dilakukan pekan ini.
Informasi ini pertama kali dipublikasikan Tempo, yang melaporkan bahwa sejumlah menteri dari partai pendukung Koalisi Indonesia Maju mungkin akan diganti.
Beberapa nama yang disebut-sebut akan keluar dari kabinet adalah Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Siti Nurbaya Bakar, serta Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna Laoly.
Yasonna Laoly diperkirakan akan digantikan oleh Supratman Andi Agtas, seorang politikus dari Partai Gerindra yang baru-baru ini mengundurkan diri dari posisi Ketua Badan Legislasi DPR.
Sementara itu, posisi Siti Nurbaya dikabarkan akan diisi oleh Raja Juli Antoni, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang serta anggota Mahkamah Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
PSI dipimpin oleh Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden Jokowi.
Selain itu, terdapat kabar bahwa Bahlil Lahadalia akan dipindahkan dari posisinya sebagai Menteri Investasi untuk menjadi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral menggantikan Arifin Tasrif.
Kursi Menteri Investasi yang ditinggalkan oleh Bahlil kabarnya akan diisi oleh Rosan Roeslani, Ketua Tim Kampanye Nasional Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dalam Pilpres 2024.
Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana, belum memberikan tanggapan terkait rencana reshuffle ini.
Sementara itu, Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono, tidak membantah adanya perubahan namun hanya menjawab dengan kata “Hampir” serta emoji tertawa saat dikonfirmasi mengenai daftar nama yang akan mengalami perubahan.
Seorang pengurus Partai Gerindra juga mengonfirmasi bahwa reshuffle ini diperkirakan akan dilaksanakan pada 15 Agustus 2024.
Namun, hingga saat ini, Arifin Tasrif, Bahlil Lahadalia, Raja Juli Antoni, Siti Nurbaya, Rosan Roeslani, dan Yasonna Laoly belum memberikan konfirmasi resmi mengenai perubahan kabinet ini.
Isu mengenai reshuffle kabinet kembali muncul menjelang akhir masa jabatan Presiden Jokowi.
Pada 18 Juli 2024, Jokowi telah melakukan perubahan dalam susunan wakil menteri dengan menunjuk Thomas Djiwandono dan Sudaryono, dua orang dekat Prabowo Subianto, untuk posisi Wakil Menteri Keuangan dan Wakil Menteri Pertanian.
Jokowi menyebutkan bahwa penunjukan ini dilakukan untuk memastikan keberlanjutan program-program pemerintah.













