Paus Fransiskus Mengatasi Tantangan Kesehatan dengan Gaya Hidup Sehat

Gaya Hidup Sehat Paus Fransiskus
Paus Fransiskus tiba di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Banten, Selasa, 3 September 2024. Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mewakili pemerintah dan tokoh Gereja Katolik Indonesia menyambut kedatangan Paus di bandara. (Beritasatu.com)

Beritane.comPaus Fransiskus, yang dikenal dengan gaya hidup sehat, ternyata menyimpan beberapa fakta mengejutkan terkait kondisi kesehatannya.

Sebelumnya, Paus Fransiskus mengalami beberapa masalah kesehatan, termasuk infeksi paru-paru yang mengharuskan pengangkatan sebagian organ tersebut.

Meskipun infeksi spesifiknya belum diketahui secara pasti, kondisi ini merupakan salah satu tantangan besar dalam hidupnya.

Meskipun hanya memiliki satu paru-paru, Paus Fransiskus tetap menjalani hidupnya dengan aktif dan produktif.

Mantan Presiden Yayasan Nasional untuk Penyakit Menular, Dr. William Schaffner, menjelaskan bahwa pengangkatan paru-paru tersebut merupakan langkah yang sesuai dengan praktik medis di masa lalu.

“Pada masa itu, ketika Paus Fransiskus masih muda, terapi antibiotik belum tersedia secara luas. Jika mengalami infeksi paru-paru yang serius, pengangkatan sebagian paru-paru adalah metode pengobatan standar sebelum antibiotik ditemukan,” ungkap Schaffner.

Gaya hidup sehat yang diterapkan Paus Fransiskus tampaknya sangat dipengaruhi oleh pengalamannya dengan kesehatan. Ia sering menekankan pentingnya menjaga tubuh dengan pola makan yang sehat dan rutin berolahraga.

Namun, Paus Fransiskus juga menghadapi tantangan kesehatan lainnya. Sejak tahun 2022, ia menderita patah tulang lutut dan radang ligamen yang memaksanya untuk menggunakan kursi roda.

Meskipun demikian, ia masih bisa berjalan dengan bantuan tongkat atau alat bantu jalan, serta dukungan ajudan untuk membantunya berdiri.

Setelah kunjungannya ke Indonesia, Paus Fransiskus dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Papua Nugini dan beberapa negara lainnya sebelum kembali ke Vatikan.

Exit mobile version