Beritane.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengumumkan rencana peluncuran peraturan baru terkait penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi.
Aturan ini akan diatur dalam Peraturan Menteri ESDM dan direncanakan berlaku mulai 1 Oktober 2024, dengan sosialisasi dimulai pada September 2024.
“Memang ada rencana untuk menerapkan aturan ini mulai 1 Oktober. Setelah peraturan ditetapkan, kami akan memulai sosialisasi. Kami sedang mendiskusikan waktu yang tepat untuk sosialisasi tersebut,” kata Bahlil setelah menghadiri Rapat Kerja bersama Komisi VII DPR RI, seperti dilansir pada Kamis (29/8/2024).
Walaupun Menteri ESDM Bahlil Lahadalia belum membeberkan rincian mengenai kriteria pengguna BBM subsidi, kabar yang beredar menyebutkan bahwa pengguna BBM jenis Pertalite dan Solar Subsidi akan dibatasi berdasarkan kapasitas mesin kendaraan.
Untuk Solar Subsidi, kendaraan dengan kapasitas mesin maksimal 2.000 CC akan memenuhi syarat, sementara untuk Pertalite, batasnya adalah 1.400 CC.
Di sisi lain, PT Pertamina Patra Niaga telah meminta masyarakat untuk mendaftar sebagai penerima BBM bersubsidi melalui Program Subsidi Tepat Sasaran Pertamina dengan menggunakan QR Code.
Heppy Wulansari, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, menjelaskan bahwa perusahaan terus mendukung program subsidi yang tepat sasaran dengan cara melakukan pendataan pengguna BBM melalui pendaftaran QR Code.
“Pertamina Patra Niaga mengajak masyarakat untuk menggunakan BBM subsidi secara bijak dan membantu pemerintah dalam identifikasi pengguna BBM bersubsidi melalui QR Code,” ujar Heppy dalam keterangannya pada Kamis (29/8/2024).
Heppy menambahkan bahwa Pertamina Patra Niaga akan mengelola pengisian Pertalite melalui QR Code untuk kendaraan yang telah terdaftar.
Untuk kendaraan yang belum terdaftar, pihak Pertamina akan mencatat nomor polisi (nopol) kendaraan. Program pendaftaran subsidi tepat ini sedang diperluas di wilayah Wave 1 seperti Jawa, Madura, Bali (JAMALI), serta beberapa daerah non-JAMALI seperti Kepri, NTT, Maluku, Maluku Utara, Gorontalo, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Timur.
Hingga awal Juli 2024, melaporkan bahwa lebih dari 4,6 juta pengguna Pertalite telah mendaftar menggunakan QR Code.
Cara Mendaftar Subsidi Tepat MyPertamina
Berikut adalah langkah-langkah untuk mendaftar subsidi tepat melalui MyPertamina:
- Siapkan Dokumen: KTP, STNK, foto kendaraan, dan dokumen pendukung lainnya.
- Akses Website: Kunjungi situs subsiditepat.mypertamina.id.
- Centang Persetujuan: Pilih kotak yang menyatakan bahwa Anda memahami persyaratan.
- Klik Daftar: Tekan tombol “Daftar Sekarang”.
- Ikuti Instruksi: Ikuti petunjuk yang tertera di website.
- Tunggu Konfirmasi: Tunggu pencocokan data yang biasanya memakan waktu maksimal 7 hari kerja, atau cek status pendaftaran di website secara berkala.
- Unduh QR Code: Setelah konfirmasi, unduh kode QR dan simpan untuk digunakan dalam transaksi di SPBU Pertamina.
