Beritane.com – Maverick Vinales kembali menunjukkan tajinya di lintasan MotoGP dengan mencatatkan hasil terbaiknya bersama tim Red Bull KTM Tech3 dalam balapan Grand Prix Spanyol 2025.
Meskipun gagal naik podium, pebalap asal Spanyol itu finis di posisi keempat setelah menampilkan performa konsisten dan penuh perhitungan sepanjang balapan.
Start dari posisi ketujuh, Maverick Vinales langsung tancap gas dan mampu menyodok ke posisi keempat pada beberapa lap awal.
Ia sempat berada dalam jarak serang terhadap duo di depannya, Francesco Bagnaia dan Fabio Quartararo. Namun, kesulitan saat menghadapi turbulensi udara dari motor lawan membuatnya harus menjaga jarak demi menghindari kesalahan.
“Kami sangat puas dengan akhir pekan ini. Hasil di Jerez kali ini adalah langkah maju besar bagi kami,” ujar Maverick Vinales usai balapan.
“Setelah gagal masuk Q2 di hari Jumat, kami bisa bangkit dan tampil solid. Saya punya kecepatan bagus, tapi motor sulit dikendalikan saat terlalu dekat dengan pebalap lain.”
Vinales memutuskan untuk tidak memaksakan diri mengejar posisi ketiga ketika melihat kondisi lintasan dan performa motornya yang mulai menurun.
Ia memilih menjaga ritme hingga garis finis, dan keputusan itu mengantarkannya menyelesaikan lomba hanya 3,678 detik di belakang pemenang balapan, Alex Marquez.
“Ketika dua lap tersisa, saya bilang ke diri sendiri, ‘Oke Maverick, posisi keempat hari ini adalah kemenangan kecil.’ Ini hasil terbaik saya di Jerez sejak 2020, jadi saya merasa puas,” tambah Maverick Vinales.
Keberhasilan Maverick Vinales di Jerez juga merupakan kelanjutan dari performa positifnya sejak balapan di Argentina, di mana ia mulai menemukan kenyamanan dengan motor KTM.
Menurutnya, meski Jerez bukan trek yang paling cocok untuk gaya balapnya, hasil kali ini memberi kepercayaan diri menjelang seri-seri berikutnya.
“Tim bekerja luar biasa, dan kami mulai menemukan fondasi yang kuat. Kami tahu akan ada lintasan yang lebih cocok dengan karakter motor dan gaya balap saya.”
“Tapi hari ini adalah indikasi bahwa kami berada di jalur yang benar,” ujar Maverick Vinales, yang kini tengah fokus pada sesi tes resmi hari Senin untuk menyempurnakan kemampuan pengereman dan setup motor.
Manajer tim Tech3, Nicolas Goyon, memberikan pujian khusus atas perjuangan Vinales: “Selamat untuk Maverick Vinales yang telah menunjukkan konsistensi luar biasa sepanjang akhir pekan. Dia sangat dekat dengan grup terdepan dan ini menunjukkan betapa kompetitifnya proyek KTM Tech3 tahun ini.”
Maverick Vinales juga menjadi pebalap KTM terdepan yang finis di sembilan besar, mengungguli rekan setimnya Enea Bastianini yang juga tampil impresif dengan menyalip banyak pebalap setelah start dari posisi ke-18.
Dengan kepercayaan diri yang terus meningkat, Maverick Vinales siap menyambut seri berikutnya di Le Mans—sirkuit yang dikenal cocok untuknya—dengan target yang lebih tinggi.












