Beritane.com – Kisah awal bau ketiak Erina Gudono yang bikin heboh warganet Indonesia di media sosial X dan Instagram, baru-baru ini menarik untuk diulas.
Erina Gudono, istri Kaesang Pangarep, saat ini menjadi pusat perhatian publik di media sosial, bukan hanya karena gaya hidup mewahnya tetapi juga terkait isu bau badan yang mencuat.
Perhatian publik semakin tertuju pada Erina setelah sebuah foto di platform media sosial X menunjukkan ia sedang berada di sebuah sekolah bersama seorang anak kecil.
Pose anak tersebut yang tampak menutupi hidungnya memicu spekulasi mengenai bau ketiak Erina Gudono. “Kenapa dek?” tulis akun X @ve***an pada unggahan foto tersebut.
Unggahan ini segera memicu berbagai komentar dari netizen. Beberapa menyarankan Erina untuk menggunakan deodoran, sementara yang lain memberikan komentar lebih sinis.
“PAKE DEODORANNN!” seru @ma***su.
“Keteknya bau kelabang kak,” tambah @Ay***ya.
“Anak kecil ga bisa boong,” tulis @ha***if.
Komentar-komentar ini semakin ramai setelah muncul klaim dari seseorang yang mengaku sebagai teman sekelas Erina, yang menambahkan bahwa Erina juga memiliki masalah dengan bau kaki.
“BTW, kakinya juga bau. Bau prengus plus bau kaki, campur,” kata @al***yn.
Baca juga: Siapa yang Membenarkan Bau Ketiak Erina Gudono? Shania Binti Mahir Hamdun
Shania Binti Mahir Hamdun, seorang finalis Puteri Indonesia, turut berkomentar mengenai isu ini. Dalam unggahannya, Shania mengonfirmasi tuduhan bau badan terhadap Erina.
“Disclaimer: orang tersebut memang bau ketiak dan badan. Ini fakta, jangan tanya lagi lewat DM,” tulis Shania.
Hingga saat ini, Erina Gudono belum memberikan tanggapan resmi mengenai isu bau badan yang beredar di dunia maya.
Di sisi lain, Erina juga menghadapi sorotan terkait aksinya yang dianggap tidak etis, terutama setelah mengunggah foto-foto yang menunjukkan dirinya membeli roti seharga Rp400.000 dan stroller puluhan juta di Amerika Serikat, tempat ia melanjutkan studi S2 di University of Pennsylvania.
Unggahan tersebut dianggap tidak sensitif karena masyarakat Indonesia sedang berdemo menolak revisi Undang-Undang Pilkada, yang diduga merupakan langkah untuk memuluskan pencalonan kepala daerah Kaesang Pangarep.
Sebagai respons, warganet Indonesia melakukan kampanye melalui e-mail massal kepada University of Pennsylvania, meminta agar beasiswa S2 Erina Gudono dicabut.
Beberapa bahkan membuat template e-mail untuk memudahkan pengiriman. Dalam e-mail tersebut, mereka mengekspresikan kekhawatiran mengenai bagaimana hubungan Erina dengan isu politik di Indonesia mungkin mencerminkan komitmen universitas terhadap keadilan dan tanggung jawab sosial.
Hingga berita ini ditulis, template e-mail telah dilihat lebih dari 388.500 kali. Erina Gudono, yang kini berada di trimester ketiga kehamilannya, dijadwalkan memulai semester barunya di University of Pennsylvania pada akhir Agustus 2024.
