Beritane.com – Jennifer Coppen akhirnya mengungkapkan tentang kehamilannya yang terjadi di luar pernikahan saat ia menjalin hubungan dengan mendiang Dali Wassink.
Dalam sebuah podcast bersama Denny Sumargo, Jennifer menceritakan alasannya mempertahankan kehamilan meski saat itu masih berusia 22 tahun.
Jennifer mengakui bahwa ia melakukan kesalahan bersama Dali, namun ia memilih untuk tidak menutupinya. Ia merasa lebih baik untuk jujur daripada menyembunyikan kehamilan yang terjadi, meski itu berdampak buruk pada reputasinya.
“Memang berat sekali, semua orang menentangnya, bahkan keluargaku, termasuk ayahku. Seperti orang tua pada umumnya, pasti merasa kecewa dan khawatir. Tapi aku memilih untuk jujur sejak awal dan siap menghadapi konsekuensinya,” ungkap Jennifer dalam podcast yang berjudul JENNIFER COPPEN & DALI TIDAK ADA HUBUNGAN PAS HAMIL!! KAMARI TIDAK AKAN DI TITIP KE YAYA.
Pengakuannya tersebut ternyata mendapat reaksi keras dari publik. Jennifer bahkan siap menerima konsekuensi yang lebih berat, termasuk kehilangan pekerjaan di dunia hiburan.
“Aku dihujat habis-habisan di seluruh Indonesia. Aku menerima itu karena aku tidak mencari pembelaan atas apa yang aku lakukan. Tujuan aku mengungkapkan hal ini adalah untuk tidak menyembunyikan anakku dan aku tidak malu dengan kehadirannya,” jelasnya.
Jennifer juga mengungkapkan bahwa ia siap kehilangan segala hal, termasuk sahabat, keluarga, dan kariernya. “Aku siap kehilangan semuanya, bahkan kehilangan Dali,” tambahnya.
Bintang film Mekah I’m Coming ini juga berbicara tentang alasan kuatnya untuk tidak melakukan aborsi. Bagi Jennifer, meskipun ia dihujat, lebih baik menghadapi semua itu daripada menghilangkan nyawa sang bayi.
“Aku sudah salah hamil di luar nikah, dan kalau aku aborsi, aku tidak tahu bagaimana aku bisa menjalani sisa hidupku. Apalagi aku seorang Muslim, aku tahu aborsi adalah dosa besar. Di saat itu aku merasa sangat berdosa, tapi aku merasa lebih baik dihujat daripada membunuh anakku,” tegasnya.













