beritane.com
beritane.com

Gregoria Mariska Tunjung Terima Bonus Tambahan Usai Raih Medali Perunggu di Olimpiade Paris 2024

Avatar photo
Gregoria Mariska Tunjung Terima Bonus Tambahan

Beritane.com – Gregoria Mariska Tunjung menerima bonus tambahan sebagai penghargaan atas prestasinya meraih medali perunggu di Olimpiade Paris 2024.

Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia ini mengungkapkan rasa syukurnya atas apresiasi yang diterimanya.

Selain Gregoria Mariska Tunjung, atlet lainnya yang juga mendapatkan bonus adalah Veddriq Leonardo dan Rizki Juniansyah, yang masing-masing membawa pulang medali emas untuk Indonesia.

Para peraih medali Olimpiade tersebut diberi tambahan bonus berupa uang tunai dan rumah tipe 36, yang akan dibangun di tempat asal mereka. Hadiah rumah ini diberikan oleh DPP Real State Indonesia (RSI).

Gregoria sangat bersyukur atas bonus tambahan yang diterimanya. Ia merasa bahwa apresiasi ini merupakan pengakuan atas perjuangannya selama ini.

“Saya sangat bersyukur bisa mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak,” kata Gregoria saat ditemui di Jakarta, Rabu, 28 Agustus 2024.

“Bonus ini tentunya memotivasi saya untuk terus berusaha lebih keras. Ini adalah penghargaan besar bagi saya dan menunjukkan bahwa perjuangan saya dihargai oleh banyak orang,” tambahnya.

Pemain berusia 25 tahun ini berharap bonus yang diterimanya dapat semakin memotivasi dirinya untuk mengharumkan nama bangsa.

Ia juga berharap agar prestasi olahraga Indonesia terus meningkat di level internasional.

“Semoga dengan adanya apresiasi ini, saya bisa lebih termotivasi dan olahraga Indonesia semakin berprestasi,” ungkapnya.

Adapun bonus uang tunai yang diberikan oleh Sinergi Kelompok Usaha Indonesia mencapai total Rp4,5 miliar.

Veddriq Leonardo, peraih medali emas, menerima bonus sebesar Rp1 miliar, sementara pelatihnya, Hendra Basir, mendapat Rp500 juta.

Rizki Juniansyah, yang juga meraih medali emas, mendapatkan jumlah bonus yang sama, dengan pelatihnya, Triyatno, menerima Rp500 juta.

Gregoria, sebagai peraih medali perunggu, diberikan bonus sebesar Rp350 juta, sedangkan pelatihnya, Herli Djaenuddin, menerima Rp150 juta.