Beritane.com – Charles Leclerc merasa hasil kualifikasinya yang menempatkannya di posisi keenam pada grid F1 GP Belanda 2024 merupakan pencapaian yang baik, namun ia masih kurang puas karena tertinggal hampir satu detik dari pole sitter Lando Norris.
Leclerc menyatakan bahwa selisih waktu 0,909 detik dari Norris di Zandvoort adalah jarak yang terlalu besar bagi Ferrari.
Sejak kemenangan Charles Leclerc di Monako pada bulan Mei, tim Scuderia Ferrari telah menghadapi tantangan besar dalam bersaing dengan Mercedes dan McLaren, sementara Red Bull tetap dominan.
Selama akhir pekan di Zandvoort, Ferrari mengalami berbagai masalah. Carlos Sainz harus melewatkan sebagian besar sesi latihan kedua (FP2) karena masalah pada girboksnya, sedangkan FP1 dan FP3 diwarnai kondisi basah.
Sainz akhirnya harus menjalani kualifikasi tanpa persiapan yang memadai dengan ban kompon lunak dan terpaksa tersingkir di posisi ke-12. Leclerc hanya mampu meraih posisi keenam dan harus menghadapi defisit signifikan dari Norris di depan.
Seperti dilaporkan media Motorsport.com mengenai realitas yang dihadapi Ferrari, Leclerc menjawab, “Sayangnya, itulah kenyataannya. Putaran saya memang bagus, tetapi kami masih tertinggal 0,9 detik di trek yang relatif pendek. Selisih waktu tersebut terlalu besar.”
“Sebagai tim, kami menyadari bahwa performa kami masih kurang. Kami bekerja keras untuk memperbaikinya. Saya sudah sering mengungkapkan hal ini dalam beberapa bulan terakhir, dan kami berusaha keras untuk menutup kesenjangan ini secepat mungkin.”
Leclerc berharap bahwa perbaikan yang akan dilakukan pada mobilnya bisa segera membantu menutup kesenjangan.
Ia juga berharap bahwa karakteristik trek Zandvoort, yang memiliki daya dorong tinggi, mungkin menjadikan perjuangan Ferrari di sini lebih spesifik.
“Ada beberapa rencana pemulihan yang kami pertimbangkan,” jelasnya. “Ketika melihat jarak seperti hari ini, 0,9 detik, itu terasa sangat jauh. Saya tidak yakin kami bisa mengatasi masalah ini sepenuhnya hingga akhir musim, tapi kita lihat saja nanti.”
“Saya juga berpikir bahwa trek seperti Zandvoort mungkin tidak cocok dengan karakteristik mobil kami, sehingga jarak yang kami alami bisa lebih besar dibandingkan di trek lain dengan mobil yang sama.”
“Mudah-mudahan, mulai dari Monza dan seterusnya, kami akan berada dalam kondisi yang lebih baik,” harap Leclerc, merujuk pada balapan kandang Ferrari yang akan datang minggu depan.













