beritane.com
beritane.com

Cara Efektif Mengurangi Konsumsi Gula pada Anak Menurut Ahli Gizi

Avatar photo
Mengurangi Konsumsi Gula pada Anak
Ilustrasi anak mengonsumsi makanan manis. (Dok. Shutterstock/Chaiwatphotos)

Beritane.com – Mengurangi konsumsi gula dapat menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan anak dan mencegah masalah kesehatan terkait konsumsi gula berlebihan.

Namun, banyak orangtua merasa kesulitan karena anak seringkali memiliki preferensi kuat terhadap makanan dan minuman manis.

Guru Besar Bidang Gizi Masyarakat dan Sumber Daya Keluarga di Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor, Prof. Dr. Ir. Ali Khomsan, memberikan beberapa tips efektif untuk membantu orangtua membatasi konsumsi gula anak. Menurutnya, pengurangan gula harus dilakukan secara bertahap.

“Pengurangan konsumsi gula sebaiknya dilakukan secara bertahap,” ujar Prof. Ali seperti yang dikutip dari Antara pada Selasa (20/8/2024).

Ia menjelaskan bahwa anak yang terbiasa mengonsumsi makanan dan minuman manis bisa mengalami tantrum atau ketidaknyamanan jika asupan gula dikurangi secara mendadak.

Penurunan asupan gula secara tiba-tiba dapat mempengaruhi energi dan suasana hati anak, yang dapat membuat mereka gelisah dan mudah marah.

Untuk menghindari hal ini, pengurangan gula sebaiknya dilakukan secara perlahan agar anak dapat menyesuaikan diri dengan perubahan tersebut tanpa mengalami stres berlebihan.

Prof. Ali merekomendasikan agar orangtua mengurangi jumlah gula dalam minuman anak secara bertahap dan memilih produk dengan kandungan gula rendah saat membeli minuman kemasan.

“Jika orang tua yang membuat minuman manis di rumah, maka bisa mulai mengurangi gula dalam minuman anak. Untuk minuman kemasan, pilihlah yang rendah gula,” katanya.

Dia juga menekankan pentingnya peran orangtua dalam mengedukasi diri tentang gizi. Kebiasaan konsumsi gula orangtua dapat mempengaruhi pola makan anak, sehingga orangtua perlu menjadi contoh yang baik dalam menerapkan pola makan sehat di rumah.

“Edukasi gizi di tingkat rumah tangga sangat penting, dan ibu menjadi panutan utama anak. Oleh karena itu, ibu dianjurkan untuk memahami gizi dengan baik,” tambahnya.

Prof. Ali menyebutkan bahwa asupan gula yang dianjurkan untuk anak usia sekolah adalah sekitar 25 gram per hari.

“Konsumsi gula yang proporsional untuk anak usia sekolah adalah sekitar 25 gram per hari. Untuk memantau konsumsi gula, orangtua dapat memeriksa label gizi pada makanan kemasan atau menghitung total konsumsi gula berdasarkan belanja bulanan di rumah,” jelasnya.

Selain itu, Prof. Ali juga mengingatkan tentang peningkatan kasus diabetes tipe 1 pada remaja. Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), kasus diabetes tipe 1 pada anak usia 12 hingga 18 tahun meningkat sebesar 70 persen dari tahun 2010 hingga 2023.

Cara Efektif Mengurangi Konsumsi Gula pada Anak

Berikut langkah efektif mengurangi konsumsi gula pada anak menurut Prof. Dr. Ir. Ali Khomsan, Guru Besar Bidang Gizi Masyarakat dan Sumber Daya Keluarga dari Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor:

  • Kurangi Secara Bertahap

Pengurangan konsumsi gula sebaiknya dilakukan secara bertahap untuk menghindari perubahan mendadak yang dapat mempengaruhi energi dan suasana hati anak. Mengurangi asupan gula secara perlahan akan membantu anak menyesuaikan diri dengan perubahan tersebut tanpa menyebabkan stres berlebihan.

  • Kurangi Takaran Gula pada Minuman

Orangtua dapat mulai mengurangi jumlah gula yang ditambahkan ke minuman anak secara perlahan. Jika membuat minuman manis di rumah, kurangi jumlah gula sedikit demi sedikit. Untuk minuman kemasan, pilih produk yang memiliki label “rendah gula” atau “less sugar.”

  • Pilih Produk Rendah Gula

Saat membeli minuman kemasan, pilihlah produk yang mengandung gula lebih sedikit. Membaca label gizi pada kemasan dapat membantu memilih produk dengan kandungan gula yang lebih rendah.

  • Edukasi Diri dan Jadilah Contoh

Orangtua perlu meningkatkan pengetahuan tentang gizi dan menjadi contoh yang baik dalam pola makan sehat. Kebiasaan konsumsi gula orangtua dapat mempengaruhi pola makan anak. Edukasi diri tentang gizi di tingkat rumah tangga sangat penting, dan orangtua, terutama ibu, diharapkan dapat menjadi panutan dalam menerapkan pola makan sehat di rumah.

  • Pantau Asupan Gula

Prof. Ali menyarankan agar orangtua memantau konsumsi gula anak. Asupan gula yang dianjurkan untuk anak usia sekolah adalah sekitar 25 gram per hari. Orangtua dapat memeriksa label gizi pada makanan kemasan atau menghitung total konsumsi gula berdasarkan belanja bulanan di rumah.

Dengan menerapkan langkah-langkah ini, orangtua dapat membantu anak-anak mereka mengurangi konsumsi gula secara efektif dan menjaga kesehatan mereka dengan lebih baik.