Beritane.com – Sudah tahu apa bahaya mabuk kecubung? Bahaya mabuk kecubung dari halusinasi hingga menyebabkan kematian bagi yang mengkonsusinya.
Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia, dr. Inggrid Tania, turut menanggapi kejadian mabuk kecubung di Kalimantan Selatan.
Dia menegaskan pentingnya penanganan medis segera bagi mereka yang mengalami mabuk kecubung.
Efek samping konsumsi kecubung secara berlebihan tidak hanya menyebabkan mabuk dan halusinasi, tetapi juga kondisi gawat darurat.
Menurut dr. Inggrid, salah satu bahaya serius adalah gangguan denyut jantung yang bisa berakibat fatal.
“Ada gejala keracunan kecubung seperti denyut jantung sangat cepat yang menyebabkan gangguan irama jantung dan gagal jantung. Ini disebabkan oleh senyawa atropin dalam kecubung yang dapat menyebabkan kematian mendadak,” jelas dr. Inggrid dikutip dari suara.com, Selasa (16/7/2024).
Jika seseorang diketahui mabuk kecubung, dr. Inggrid menyarankan untuk segera membawanya ke rumah sakit guna mendapatkan obat penawar berupa anti-atropin. Penanganan medis tambahan diperlukan jika pasien menunjukkan gejala lain seperti gangguan irama jantung.
Selain itu, halusinasi yang disebabkan oleh kecubung juga termasuk kondisi gawat darurat. Halusinasi dapat membuat seseorang kehilangan kesadaran dan berpotensi membahayakan diri sendiri serta orang lain. Setelah kondisi darurat ditangani, perawatan lanjutan biasanya dilakukan oleh psikiater atau dokter jiwa.
Kecubung, tanaman berbunga indah dengan kelopak berwarna putih atau ungu, menyimpan bahaya besar di balik pesonanya. Tanaman ini mengandung alkaloid tropan yang beracun dan dapat menyebabkan efek memabukkan yang serius, bahkan berakibat fatal.
Kasus keracunan kecubung di Kalimantan Selatan menjadi pengingat penting bagi masyarakat tentang bahaya mengonsumsi kecubung, baik secara sengaja maupun tidak sengaja.
Efek Bahaya Mabuk Kecubung
Efek mabuk kecubung bervariasi tergantung dosis dan kondisi individu. Gejala umum yang sering muncul antara lain:
1. Halusinasi
Pengguna kecubung sering mengalami halusinasi penglihatan dan pendengaran yang tidak realistis. Halusinasi ini bisa menyenangkan atau menakutkan, dan dapat membuat pengguna kehilangan kontak dengan kenyataan.
2. Delirium
Keadaan kacau mental ini ditandai dengan kebingungan, disorientasi, dan kesulitan berbicara. Pengguna mungkin tidak mengenali orang atau tempat di sekitarnya, dan perilakunya bisa menjadi tidak terduga dan berbahaya.
3. Gangguan sistem saraf
Kecubung dapat menyebabkan kelumpuhan otot, kejang, dan bahkan koma.
4. Kematian
Dalam kasus parah, keracunan kecubung dapat menyebabkan henti jantung dan kematian.
Mari kita tingkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya mabuk kecubung. Dengan memahami risikonya, kita dapat melindungi diri dan orang-orang di sekitar kita.
