Beritane.com – Alysha Newman, atlet lompat galah asal Kanada, viral setelah aksinya merayakan kemenangan medali perunggu di Olimpiade 2024 dengan twerking.
Perayaan atlet lompat galah yang berlangsung di Olimpiade Paris 2024 ini segera viral dan memicu berbagai reaksi di media sosial.
Alysha Newman, yang berusia 30 tahun, berhasil melompat setinggi 4,85 meter dalam final yang ketat, meraih medali perunggu dan menjadikannya wanita Kanada pertama yang memenangkan medali dalam cabang lompat galah.
Namun, euforia kemenangannya dikejutkan dengan penampilan twerking yang dilakukan Alysha Newman di depan kerumunan dan kamera televisi.
Tindakan ini menimbulkan perdebatan di dunia maya mengenai apakah ia sekadar merayakan kemenangannya atau mencoba mempromosikan akun OnlyFans-nya.
“Dulu, atlet Olimpiade dianggap pahlawan nasional. Ini sungguh memalukan,” komentar salah seorang pengguna di bawah video Newman.
Meski demikian, banyak yang mendukung tindakannya. “Biarkan dia merayakan setelah kerja keras selama empat tahun. Banyak dari kita hanya duduk di sofa,” balas seorang pengguna media sosial lainnya. “Alysha berhak merayakan dengan cara apa pun yang dia inginkan,” kata yang lain.
Newman, yang berasal dari Delaware, Ontario, Kanada, juga dikenal sebagai bintang OnlyFans, di mana ia mengenakan biaya £10 (sekitar Rp173 ribu) per bulan untuk konten dewasa eksklusifnya. Dia bukan satu-satunya atlet Olimpiade yang memanfaatkan platform ini.
Atlet penyelam Inggris, Jack Laugher, juga menarik perhatian dengan akun OnlyFans-nya, yang dikenakan biaya $10 (sekitar Rp160 ribu) per bulan. “Saya sadar orang-orang tertarik, jadi saya mencoba memanfaatkannya,” kata Laugher.
Ia menjelaskan bahwa akun OnlyFans membantunya menambah penghasilan di luar gaji atletik yang cukup kecil.
Laugher dan beberapa rekan setimnya, termasuk Noah Williams, Daniel Goodfellow, dan Matty Lee, juga memiliki akun OnlyFans dengan konten yang menarik tetapi tidak eksplisit.
Sementara itu, atlet seluncur cepat lintasan pendek yang sudah pensiun, Elise Christie, mengaku bahwa OnlyFans “menyelamatkan hidupnya” setelah pensiun, membantu membangkitkan kembali kehidupannya yang sulit.
“Dulu, saya kehilangan segalanya dan harus menjalani tiga pekerjaan. Sekarang, saya menggunakan OnlyFans secara positif,” ungkap Christie, menambahkan bahwa dia tidak membagikan konten berperingkat X.













