Beritane.com – Hashim Djojohadikusumo membocorkan dua hingga empat alumni SMA Taruna Nusantara akan masuk kabinet Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka.
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, menyatakan bahwa kabinet mendatang akan mencakup dua hingga empat alumni Sekolah Menengah Atas (SMA) Taruna Nusantara sebagai menteri.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Hashim dalam dialog nasional bertajuk ‘Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia Menuju Indonesia Emas 2045’.
Di mana kegiatan ini diselenggarakan oleh Forum Masyarakat Indonesia Emas (Formas) bersama Universitas Podomoro di Jakarta.
“Saya bisa pastikan bahwa di kabinet Prabowo nanti akan ada beberapa alumni SMA Taruna Nusantara yang menjabat sebagai menteri. Saat ini saya sudah memperkirakan ada dua, tiga, bahkan mungkin empat orang,” ujar Hashim.
Meskipun Hashim mengetahui siapa saja nama-nama calon menteri yang merupakan lulusan SMA Taruna Nusantara, ia belum bersedia membocorkannya kepada publik.
“Saya sudah mendapatkan banyak nama yang akan diusulkan, namun saya berkomitmen untuk tidak membocorkannya, bahkan kepada istri sekalipun,” tambahnya.
Alumni SMA Taruna Nusantara memang dikenal aktif dalam dunia politik, dan beberapa dari mereka terlibat dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang merupakan pendukung utama Prabowo-Gibran.
Beberapa nama yang tercatat dalam koalisi tersebut meliputi:
- Agus Harimurti Yudhoyono, Ketua Umum Partai Demokrat
- Herzaky Putra Mahendra, Koordinator Juru Bicara Partai Demokrat
- Agust Jovan Latuconsina, Wakil Sekjen DPP Demokrat
- M Oki Isnaini, Deputi Bappilu Demokrat
- Sigit Raditya, Direktur Eksekutif DPP Demokrat
- Sugiono, Wakil Ketua Komisi I DPR Fraksi Gerindra
- Prasetyo Hadi, Ketua OKK DPP Gerindra
- Sudaryono, Ketua DPD Gerindra Jawa Tengah
- Simon Aloysius Mantiri, Wakil Sekretaris Dewan Pembina DPP Gerindra
- Danang Wicaksana Sulistya, Ketua DPD Gerindra DIY
- Endipat Wijaya, Ketua DPP Partai Gerindra
Dengan dukungan tersebut, para lulusan SMA Taruna Nusantara diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi pemerintahan Prabowo-Gibran.













