Beritane.com – Kasus kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Pekanbaru, yang melibatkan seorang wanita mabuk dengan pemotor sedang menggonceng anak kecil.
Setelah kasus kecelakaan yang melibatkan Marisa Putri, mahasiswi Pekanbaru yang menabrak pemotor hingga menyebabkan kematian, kini terjadi insiden serupa di Pekanbaru.
Seorang wanita yang diduga mabuk menabrak pengendara motor yang sedang membonceng anak kecil. Beruntung, dalam kecelakaan ini, baik pengendara motor maupun anak kecil yang terlibat tidak mengalami cedera fatal.
Peristiwa ini menjadi viral di media sosial setelah video kejadian beredar luas. Video tersebut menunjukkan wanita yang tampak dalam kondisi mabuk karena pengaruh alkohol saat mengemudikan mobilnya.
“Lagi-lagi wanita mabuk di Pekanbaru menabrak pengendara sepeda motor dan anaknya. Untungnya tidak merenggut jiwa,” demikian keterangan dalam video yang diunggah oleh akun X @dhemit_is_back pada Kamis, 8 Agustus 2024.
Dalam unggahan tersebut, disebutkan pula nomor plat kendaraan pelaku, yaitu BM 1627 ON, dan mencantumkan kendaraan jenis Honda berwarna merah.
Data kendaraan tersebut mengarah pada pemilik yang bernama Gondo Subandi, yang berdomisili di Perum Villa Marpoyan Permai Blok D No.03 Rt/Rw 005/008.
Video yang direkam oleh korban menampilkan wanita tersebut yang mengenakan baju ungu lengan panjang dan celana jins biru, tampak berdiri sempoyongan akibat mabuk.
Korban yang merekam kejadian tersebut juga menunjukkan mobil pelaku dan nomor platnya, serta menyampaikan bahwa dirinya sedang membonceng anak saat kecelakaan terjadi.
“Ini wanita ini mabuk dan menabrak motor saya. Hampir jatuh bawa anak kecil,” ujar korban dalam video tersebut.
Kasus ini menambah kemarahan publik yang sebelumnya digegerkan oleh kasus Marisa Putri. Marisa, yang menabrak Renti Marningsih (46) hingga menyebabkan kematian, ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka oleh Polresta Pekanbaru setelah kejadian viral.
Marisa, yang dalam keadaan mabuk dan mengemudikan mobilnya, melaju dengan cepat setelah menabrak Renti yang kemudian meninggal di tempat karena luka berat di kepala.
Dalam penangkapan Marisa Putri, polisi melakukan tes urine yang menunjukkan hasil positif narkoba, menambah deretan insiden terkait alkohol dan narkoba dalam kecelakaan lalu lintas di daerah tersebut.
