Vladimir Putin dan Prabowo Subianto Bahas Kerja Sama Bilateral di Kremlin

Vladimir Putin dan Prabowo Subianto

Beritane.com – Presiden Rusia Vladimir Putin mengadakan pertemuan dengan Menteri Pertahanan Indonesia sekaligus presiden terpilih, Prabowo Subianto, di Kremlin pada Rabu, 31 Juli 2024.

Kunjungan Prabowo Subianto ke Moskow ini menandai langkah awal dalam memperkuat hubungan bilateral antara Rusia dan Indonesia.

Vladimir Putin menyambut Prabowo Subianto sebagai “teman lama Rusia” dan memuji hubungan baik yang telah terjalin antara Prabowo dan mitra Rusia.

“Saya menghargai kerja sama Anda dengan rekan-rekan Rusia,” kata Vladimir Putin, seperti dikutip dari TASS pada Kamis, 1 Agustus 2024.

Pertemuan yang berlangsung di Aula Hijau Kremlin ini dihadiri oleh sejumlah pejabat Rusia, termasuk ajudan Kremlin Yury Ushakov, Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov, dan Wakil Perdana Menteri Denis Manturov.

Setelah sesi diskusi, pembicaraan dilanjutkan dalam format sarapan pagi dan dilakukan secara tertutup, tanpa kehadiran media.

Prabowo Subianto, yang memenangkan pemilihan presiden Indonesia pada Februari lalu dan akan resmi menjabat pada Oktober 2024, mengucapkan terima kasih kepada Vladimir Putin atas sambutan hangatnya.

Ia juga menyampaikan salam dari Presiden Joko Widodo. “Terima kasih banyak atas sambutan Anda. Ini adalah kehormatan besar bagi saya,” kata Prabowo saat berjabat tangan dengan Putin, seperti dilaporkan oleh Kementerian Pertahanan Indonesia.

Selama pertemuan, Prabowo menekankan pentingnya hubungan jangka panjang antara Indonesia dan Rusia, yang telah lama didukung oleh Rusia (sebelumnya Uni Soviet) melalui bantuan infrastruktur dan militer.

Ia juga menyatakan komitmen Indonesia untuk memperkuat kerjasama bilateral, dengan fokus pada beberapa area kunci.

Diskusi utama mencakup ketahanan pangan dan energi, serta potensi kolaborasi di bidang pendidikan.

Prabowo menyampaikan rencana untuk meluncurkan program beasiswa besar-besaran, yang bertujuan mengirim siswa Indonesia ke Rusia untuk pendidikan tinggi, terutama dalam bidang medis dan teknik.

“Kami ingin mengirim generasi muda kami untuk belajar di universitas dan sekolah tinggi teknik di Rusia, jika memungkinkan,” ujar Prabowo, menambahkan bahwa peningkatan kolaborasi di sektor energi nuklir dan pengembangan pariwisata juga menjadi fokus penting.

Dengan pertemuan ini, diharapkan hubungan bilateral antara Rusia dan Indonesia akan semakin erat, membuka peluang baru dalam berbagai bidang kerjasama.

Exit mobile version