beritane.com
beritane.com

Teknologi Analisis Proximate: Kunci untuk Memastikan Kualitas dan Keamanan Makanan

Avatar photo
kualitas dan keamanan makanan
Ilustrasi kualitas dan keamanan makanan. (Foto:Freepik.com)

Beritane.com – Dalam era yang serba cepat seperti sekarang, perhatian terhadap kualitas dan keamanan makanan semakin meningkat.

Konsumen semakin sadar akan pentingnya asupan nutrisi yang seimbang dan manfaat kesehatan dari makanan yang mereka konsumsi setiap hari.

Meskipun demikian, masalah malnutrisi di Indonesia masih menjadi tantangan besar, mencakup baik kekurangan maupun kelebihan gizi seperti obesitas.

Untuk mengatasi isu kualitas dan keamanan makanan ini, penting bagi konsumen untuk memahami informasi nutrisi dari makanan yang mereka pilih.

“Memahami fakta nutrisi dari suatu produk makanan memberikan informasi penting mengenai kandungan nutrisi yang ada di dalamnya, termasuk jumlah kalori, lemak, protein, karbohidrat, serat, vitamin, dan mineral,” ungkap Arie Christianto, CEO PT Adidharma Ekaprana, dalam pernyataan resminya pada Selasa (27/8/2024).

PT Adidharma Ekaprana memperkenalkan teknologi analisis proximate sebagai dasar evaluasi nutrisi dalam industri makanan.

Arie menjelaskan bahwa di tengah meningkatnya kebutuhan gizi, penting untuk memastikan makanan yang dikonsumsi memenuhi standar gizi yang diperlukan. Salah satu metode efektif untuk ini adalah analisis proximate.

Analisis proximate memungkinkan identifikasi komponen utama dalam bahan makanan, seperti kelembapan, abu, protein, lemak, dan karbohidrat. Dengan analisis ini, produsen makanan dapat memperoleh gambaran jelas tentang komposisi nutrisi produk mereka.

“Teknologi analisis proximate yang kami tawarkan sangat penting untuk meningkatkan kualitas dan kontrol dalam industri makanan. Hal ini juga memastikan informasi nutrisi yang akurat untuk konsumen, menjaga kepercayaan mereka terhadap kualitas dan nilai gizi produk,” jelas Arie Christianto.

Dalam industri makanan, analisis proximate memiliki peran krusial dalam beberapa aspek utama. Ini termasuk penentuan nilai gizi, kontrol kualitas untuk konsistensi produk, pengembangan produk baru, serta penelitian dan pelabelan nutrisi.

Analisis ini mendukung inovasi dan memastikan label nutrisi yang akurat, sehingga konsumen dapat membuat pilihan makanan yang lebih baik.

PT Adidharma Ekaprana menawarkan berbagai alat untuk analisis proximate, termasuk produk dari merek Ankom dan Blue Sun Scientific.

Ankom adalah pemimpin dalam penyediaan alat untuk analisis proximate dengan dua unit unggulan: Ankom Flex dan Ankom TDF.

Ankom Flex dirancang untuk ekstraksi dan persiapan sampel untuk analisis vitamin larut lemak dan kolesterol, sementara Ankom TDF adalah alat untuk menentukan total serat makanan dalam sampel.

Selain itu, PT Adidharma Ekaprana memperkenalkan Blue Sun Scientific Phoenix, sebuah alat Near-Infrared Spectroscopy (NIRS) untuk analisis berbagai bahan makanan.

Alat ini menawarkan jangkauan gelombang yang sesuai dengan berbagai jenis sampel seperti canola, sereal, cokelat, susu, pakan ternak, tepung, kentang, dan banyak lagi.