Beritane.com – Akhirnya terungkap siapa pemilik Brandoville Studios, yaitu Cherry Lai sebagai Co-Owner dan Ken Lai sebagai CEO dari perusahaan animasi ini.
Kepemilikan Brandoville Studios telah menarik perhatian publik dan menjadi viral di media sosial X. Lalu, siapa sebenarnya pemilik Brandoville Studios dan apa yang terjadi?
Media sosial X dihebohkan oleh tuduhan kekerasan yang dituduhkan kepada Cherry Lai terhadap karyawan di Brandoville Studios.
Cherry Lai adalah istri dari pendiri sekaligus CEO Brandoville Studios, Ken Lai. Cherry Lai juga berperan sebagai Co-Owner, dan pasangan ini menjalankan perusahaan bersama-sama.
Kasus Cherry Lai menggemparkan media sosial X dan menjadi trending topic setelah pengguna akun @Bisher_d790 pada Senin (9/9/2024) mulai memposting tentang dugaan tindakan kekerasan yang dilakukan oleh Cherry Lai terhadap mantan karyawannya.
Postingan tersebut mencapai lebih dari 10.000 cuitan, mengungkapkan kebrutalan Cherry Lai beserta dengan bukti berupa foto dan tangkapan layar percakapan.
Ulasan cuitan tersebut kemudian dirangkum oleh akun X @intinyadeh pada Kamis (12/9/2024). Berdasarkan cuitan dari akun X @Bisher_d790, Cherry Lai, sebagai pemilik Brandoville Studios, dituduh telah melakukan perbudakan dan kekerasan terhadap mantan karyawannya.
Selama bertahun-tahun, Cherry Lai diduga telah melakukan kekerasan fisik dan psikologis, manipulasi mental, hingga perbudakan.
Ia sering kali menghukum karyawannya dengan memaksa mereka melakukan tindakan kekerasan pada diri sendiri, seperti menampar diri sebanyak 100 kali, membenturkan kepala ke meja, hingga merusak ponsel pribadi. Tindakan tersebut harus dibuktikan dengan merekamnya.
Cherry Lai juga diduga menerapkan sistem kerja yang dianggap lebih menyerupai perbudakan karena waktu kerja yang tidak manusiawi.
Karyawannya dikatakan harus bekerja tanpa henti dengan hanya satu jam tidur selama berbulan-bulan. Ia juga memperlakukan karyawannya seolah-olah mereka adalah properti miliknya.
Lebih dari itu, terungkap bahwa Cherry Lai diduga tidak memberikan izin istirahat kepada karyawannya yang hamil.
Akibatnya, karyawan tersebut mengalami pendarahan dan harus melahirkan prematur, dan sayangnya, bayi yang dilahirkan meninggal pada usia empat bulan.
Meskipun demikian, Cherry Lai tidak menunjukkan empati kepada karyawan tersebut, dan dengan kejam tetap memaksanya untuk bekerja. Dia tidak mengizinkan alasan pribadi terkait keluarga mempengaruhi pekerjaan dalam bentuk apapun.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada pernyataan resmi dari Cherry Lai terkait dugaan tindakan kekerasan tersebut. Sementara itu, warganet mengecam perilaku kejam ini, dan mendesak agar pihak berwenang segera menyelidiki kasus ini.
Siapa Pemilik Brandoville Studios?
Berdasarkan informasi yang beredar, Cherry Lai diketahui merupakan co-owner dari Brandoville Studios. Ia dan suaminya, Ken Lai, menjalankan studio game dan animasi ini bersama.
Tidak banyak informasi mengenai sosok Cherry Lai. Namun, profil suaminya, Ken Lai, dijelaskan dalam laman resmi Brandoville Studios.
Ken Lai adalah pendiri dan CEO dari Brandoville Studios, sebuah perusahaan yang berfokus pada industri game dan animasi.
Ia adalah lulusan Vancouver Film School dan University of Toronto, Kanada. Dengan bekal ilmu yang dimilikinya, pada tahun 2024, Ken Lai memulai kariernya di EA Sports Kanada sebagai pengembang game.
Ken Lai bekerja di EA Sports Kanada selama lebih dari tujuh tahun sebagai Lead Artist dan telah memproduksi berbagai game ternama seperti FIFA, Medal of Honor, Fight Night Champion, NBA Live, dan kemudian menjadi Technical Artist untuk Resident Evil: Operation Raccoon City.
Pada tahun 2011, Ken Lai memulai kariernya di Asia Tenggara dan menjadi pemegang saham Lemon Sky Studios di Malaysia.
Pada tahun 2018, pemegang saham Lemon Sky mendirikan Brandoville Lemon Sky dengan mitra bisnis lokal di Indonesia. Perusahaan ini terus berevolusi, dan pada Maret 2020, Brandoville menjadi perusahaan independen dan mengganti namanya menjadi Brandoville Studios.
Pada 17 Agustus 2024, Brandoville Studios diumumkan tutup, dan pengumuman tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi mereka @brandoville_studios.
Setelah pengumuman penutupan studio ini, diketahui bahwa Ken Lai dan Cherry Lai membuka studio baru yang bernama Lailai Studios.
