Siapa Pemenang Lomba Tidur? Ini Sosok Yuniar Dwi Setiawati

Yuniar Dwi Setiawati Pemenang Lomba Tidur Nasional 2024
Yuniar Dwi Setiawati berhasil keluar sebagai pemenang lomba tidur nasional 2024. (Foto: Kompas.com)

Beritane.com – Yuniar Dwi Setiawati menjadi sorotan publik setelah dinyatakan sebagai pemenang lomba tidur nasional 2024 yang diadakan untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-79.

Acara tersebut diselenggarakan oleh Pos Bloc Jakarta bekerja sama dengan merek aromaterapi Slumbr.

Perempuan berusia 31 tahun yang bekerja sebagai penulis lepas ini berhasil meraih posisi pertama dalam lomba tidur tersebut.

Yuniar, yang berasal dari Kabupaten Bekasi, berbagi cerita tentang pengalaman tidur panjangnya yang mencengangkan.

“Sebelum mengikuti lomba ini, saya pernah mengalami tidur yang sangat lama pada hari Jumat. Ketika saya terbangun, teman-teman saya sudah bersiap-siap untuk pergi ke gereja, dan saya bingung kenapa mereka pergi ke gereja pada hari Sabtu,” ungkap Yuniar saat ditemui di Pos Bloc.

Ternyata, Yuniar tidak sadar telah tidur hampir tiga hari penuh tanpa terbangun. “Saya baru terbangun pada hari Minggu dan menyadari bahwa saya telah kehilangan hari Sabtu karena tidur,” tambahnya.

Selama periode tersebut, ia tidak merasa lapar atau mendengar suara-suara dari sekitarnya.

Yuniar mengakui bahwa tidur adalah hobinya, terutama ketika menghadapi tekanan deadline pekerjaan. Ia merasa tidur adalah cara efektif untuk mengembalikan energi dan kejernihan pikirannya.

“Saya sangat suka tidur, dan saat terlalu banyak bekerja atau overthinking, tidur menjadi cara terbaik untuk menyegarkan pikiran,” jelasnya.

Pengalaman tidur panjang inilah yang memotivasi Yuniar untuk mengikuti Lomba Tidur Nasional. Menariknya, saat mengikuti lomba, Yuniar bahkan tidak tidur selama dua hari.

CEO Slumbr, Davi, menjelaskan bahwa setiap peserta lomba diberikan julukan unik oleh panitia. Untuk Yuniar, julukan yang diberikan adalah ‘Batu Alam’, merujuk pada kemampuannya tidur dalam waktu yang sangat lama tanpa terbangun.

“Peserta yang memenangkan juara pertama memiliki pengalaman tidur yang sangat panjang. Karena itulah, kami memberinya julukan ‘Batu Alam’ untuk menghargai kemampuannya tidur begitu lama dan tidak menyadarinya,” kata Davi.

Exit mobile version