Serangan Hizbullah ke Israel Ditanggapi dengan Sindiran di Media Sosial Arab

Serangan Hizbullah ke Israel
Publik Arab meledek serangan tersebut karena tidak menimbulkan korban jiwa di Israel. Foto/AP Photo/Bilal Hussein

Beritane.com – Para pengguna media sosial di dunia Arab merespons dengan sindiran tajam terhadap pemimpin Hizbullah, Hassan Nasrallah, setelah serangan roket dan drone besar-besaran terhadap Israel yang dinilai gagal menimbulkan dampak signifikan.

Alih-alih menyebabkan korban jiwa, serangan Hizbullah tersebut hanya mengakibatkan kerusakan pada kandang ayam di wilayah Galilea, Israel.

Menurut laporan yang dikutip oleh Jerusalem Post pada Senin (26/8/2024), Hizbullah mengklaim telah meluncurkan ratusan roket dan drone ke Israel pada Minggu, dengan target utama termasuk fasilitas pertahanan seperti Iron Dome.

Serangan ini dinyatakan sebagai fase awal dari balasan terhadap pembunuhan komandan militer Hizbullah, Fuad Shukr, pada bulan Juli lalu.

Meskipun Hizbullah menyebut serangan ini sebagai respons balasan, banyak pengguna media sosial Arab merasa bahwa hasilnya tidak sebanding dengan klaim yang dibuat.

Beberapa pengguna media sosial membagikan gambar dan video dari kerusakan kecil akibat serangan tersebut, termasuk rumah-rumah yang rusak ringan dan kebakaran kecil.

Seorang pengguna di X menulis, “Respons awal terhadap Israel hanya merusak kandang ayam, membunuh beberapa ayam dan anak ayam, serta memecahkan ribuan telur. Ini adalah contoh nyata bahwa Hizbullah dan Houthi Iran sama-sama tidak efektif dan hanya menertawakan orang Arab. Mereka dan Zionis adalah dua sisi mata uang yang sama.”

Seorang pengguna X dari Kuwait, Fahed, mengunggah gambar ayam mati dengan komentar sinis: “Allahu Akbar! Ini adalah respons Hassan Nasrallah. Jumlah ayam yang terluka meningkat menjadi 27 ekor, dengan lima di antaranya luka kritis. Apakah ini yang disebut dengan ‘ketepatan’ roket Hizbullah?”

Akun parodi yang menamakan diri sesuai nama Presiden Suriah Bashar al-Assad juga ikut berkomentar: “Video ini menunjukkan hasil tanggapan Hizbullah terhadap Israel, di mana puluhan ayam Israel menjadi korban. Apakah benar bahwa Hizbullah akan membalas pembunuhan komandan militer tertinggi dengan membunuh ayam?”

Seorang pengguna dari Suriah bernama Khaled menambahkan dengan nada sinis, “Pembantaian ayam adalah bagian dari rencana strategis Hizbullah! Mereka melakukannya untuk membuat lawan ‘perlawanan’ merasa tidak puas dengan serangan mereka yang dianggap tidak signifikan.”

Komentar ironis juga datang dari pengguna asal Yordania dan Arab Saudi, yang menilai balasan Hizbullah sebagai bentuk pembalasan yang tidak proporsional.

Sultan dari Arab Saudi berkomentar, “Balasan Hizbullah terhadap Israel hanya menghantam kandang ayam. Hasilnya: seekor ayam jantan, dua ayam betina, dan seekor anak ayam.”

Hizbullah telah menargetkan wilayah utara Israel sejak 8 Oktober lalu, memilih taktik perang gesekan daripada invasi besar-besaran.

Selama sepuluh bulan terakhir, serangan mereka dengan ribuan roket dan UAV telah mengakibatkan beberapa kematian warga sipil dan memaksa puluhan ribu orang untuk mengungsi.

Exit mobile version