Polemik Pembawa Baki Paskibraka Nasional 2024: Dari Maulia Permata Putri Diganti Livenia Evelyn Kurniawan

Maulia Permata Putri Diganti Livenia Evelyn Kurniawan

Beritane.com Polemik pembawa baki Paskibraka Nasional 2024 kembali mencuat setelah Maulia Permata Putri diganti dengan Livenia Evelyn Kurniawan.

Dugaan penggantian dari Maulia Permata Putri ke Livenia Evelyn Kurniawan, menyusul kemelut dugaan soal pelepasan hijab bagi anggota Paskibraka perempuan.

Maulia Permata Putri merupaka anggota Paskibraka perempuan yang mengenakan hijab asal Sumatera Barat telah menjalani pelatihan intensif, terpaksa digantikan menjelang upacara HUT ke-79 RI di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Keputusan pergantian ini muncul di saat-saat terakhir, menimbulkan spekulasi terkait isu jilbab yang selama ini menjadi kabar paling menghebohkan di Indonesia.

Beberapa hari sebelum upacara, pihak SMAN 1 Kota Solok menyatakan bahwa Maulia telah terpilih dan dilatih sebagai pembawa baki untuk upacara tersebut.

“Saat ini Maulia tengah mengikuti latihan di Jakarta. Kami berharap dia bisa mempertahankan posisinya sebagai pembawa baki hingga tanggal 17 Agustus 2024,” ujar Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Dwi Suyarto.

Namun, menjelang pelaksanaan upacara, Livenia Evelyn dari Kalimantan Timur ditunjuk sebagai pengganti Maulia.

Livenia adalah pelajar dari SMA Katolik Santo Fransiskus dan putri dari Eddy Kurniawan dan Luana Kalma.

Meski sempat diberikan izin untuk mengenakan jilbab selama tugasnya, pergantian ini menimbulkan kontroversi, mengingat adanya isu yang melatarbelakanginya.

Polemik Jilbab dalam Paskibraka Nasional 2024

Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) telah mengklarifikasi bahwa mereka tidak memaksa anggota Paskibraka yang mengenakan jilbab untuk melepasnya.

Menurut BPIP, pelepasan jilbab dilakukan secara sukarela untuk mematuhi peraturan seragam yang ditetapkan.

Kepala BPIP, Yudian Wahyudi, menjelaskan bahwa keputusan untuk melepas jilbab bertujuan untuk menjaga keseragaman dalam pengibaran bendera.

“Paskibraka memang sejak awal harus seragam. Jadi, keputusan ini untuk memastikan keseragaman dalam upacara,” ungkap Yudian dalam pernyataan pers di Hunian Polri Ibu Kota Nusantara pada Rabu (14/8), sebagaimana dilaporkan oleh Antara.

Di tahun-tahun sebelumnya, anggota Paskibraka diperbolehkan mengenakan jilbab selama upacara. Namun, pada tahun 2024, BPIP memutuskan untuk menerapkan aturan seragam berdasarkan Surat Edaran Deputi Diklat Nomor 1 Tahun 2024, yang mengatur tata pakaian dan penampilan Paskibraka secara lebih ketat.

Exit mobile version